Kaltara Darurat Kebakaran Hutan, Muncul Banyak Titik Api di Bukit Indah
📅 Kamis, 13 Agu 2026, 09:28 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
TANJUNG SELOR – Kebakaran hutan terjadi di mana-mana. Kondisinya diperparah dengan kemarau panjang yang menyulitkan pencarian air untuk memadamkan api. Kebakaran juga terjadi di Kaltara dan makin meluas. Direktorat Samapta Polda Kalimantan Utara kembali melakukan respons cepat (quick response) penanganan kebakaran lahan di kawasan Jalan Bukit Indah (SP 6), Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.
Kebakaran tersebut terjadi pada lahan dengan luas sekitar 11,5 hektare yang sebelumnya telah dilakukan penanganan dan pemadaman oleh personel Direktorat Samapta Polda Kaltara bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait pada Senin (10/8). Namun, pada Selasa (11/8) kembali ditemukan sejumlah titik api baru di sekitar lokasi tersebut.
"Kami menekankan kepada seluruh personel untuk selalu merespons dengan cepat setiap adanya informasi mengenai kebakaran lahan," kata Direktur Samapta Polda Kaltara Kombes Pol. Andreas Deddy Wijaya di Tanjung Selor, Rabu.
Dia mengatakan penanganan tersebut tidak hanya berfokus pada memadamkan api, tetapi juga memastikan tidak ada bara atau titik panas yang dapat memicu kebakaran kembali.
Menurut Andreas, kondisi lahan yang sebagian merupakan area gambut membutuhkan penanganan secara menyeluruh karena api dapat bertahan di bawah permukaan dan kembali muncul apabila tidak dilakukan pendinginan, serta penyisiran secara maksimal.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Sinergitas dengan BPBD, instansi terkait, dan pihak pengelola lahan sangat penting. Kami juga mengimbau agar setelah proses pemadaman selesai, pemantauan tetap dilakukan secara berkala. Jangan sampai titik api yang sudah dipadamkan kembali muncul dan meluas,” ujarnya.
"Dari hasil pelaksanaan kegiatan, titik api baru yang ditemukan berhasil dipadamkan dan tidak meluas ke area sekitar," ujarnya.
Proses pendinginan dan penyisiran juga telah dilakukan untuk memastikan kondisi lahan benar-benar aman dari potensi munculnya kembali api.
Sebaiknya Anda baca juga:
Situasi di sekitar lokasi kebakaran hingga kegiatan selesai dapat dikendalikan dengan aman dan lancar. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka, baik dari personel maupun masyarakat sekitar lokasi kejadian.
Andreas menegaskan komitmennya untuk terus memberikan respons cepat dalam setiap penanganan gangguan kamtibmas dan kondisi darurat, termasuk kebakaran hutan dan lahan, sebagai bagian dari upaya melindungi masyarakat dan mencegah meluasnya dampak kebakaran.
Dalam pelaksanaan tugas itu, personel mengerahkan sejumlah kendaraan pendukung, di antaranya kendaraan Karhutla, Armoured Water Cannon (AWC), truk, serta kendaraan operasional Isuzu D-Max.
Personel juga dilengkapi berbagai sarana dan prasarana penanganan kebakaran hutan dan lahan, termasuk mesin pompa air, fire hose, backpack pump, peralatan penyedot air, peralatan pemadaman manual, serta alat pelindung diri (APD) lengkap.
Setibanya di lokasi, personel terlebih dahulu melakukan asesmen ulang untuk memastikan kondisi terkini, mengidentifikasi titik api baru, memeriksa arah penjalaran api, sumber air, akses menuju lokasi, serta potensi penyebaran kebakaran.
Petugas kemudian memasang dan mengoperasikan fire hose dengan dukungan mesin pompa pemadam. Untuk mengatasi keterbatasan sumber air, personel juga melakukan penyambungan selang pemadam dengan truk air milik PT Mill sebagai sumber pasokan air guna mempercepat proses pemadaman.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!