Arsitek Reformasi Ekonomi Tiongkok, Zhu Rongji, Meninggal Dunia di Usia 97 Tahun
📅 Kamis, 13 Agu 2026, 15:13 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SDalam sebuah pidato pada awal 1998, ia mengatakan:
"Negara kita menghadapi banyak potensi krisis yang dapat meletus kapan saja."
Ia kemudian menambahkan:
"Masyarakat biasa tidak puas dengan kami dalam banyak hal. Terutama, ada korupsi di kalangan pejabat, jurang pemisah antara kaya dan miskin, dan cara beberapa pejabat lokal bertindak seperti tiran."
Sebaiknya Anda baca juga:
Pernyataan itu memperlihatkan kekhawatiran Zhu terhadap persoalan yang bahkan puluhan tahun kemudian masih menjadi tantangan bagi perekonomian dan pemerintahan Tiongkok.
Reformasi untuk negara
Salah satu hasil terbesar era Zhu adalah perubahan fundamental dalam cara ekonomi Tiongkok beroperasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Reformasi perusahaan negara, perubahan sistem perpajakan, pembukaan pasar dan masuknya Tiongkok ke WTO membantu menciptakan kondisi bagi pertumbuhan ekonomi yang sangat cepat pada dekade-dekade berikutnya.
Tetapi reformasi tersebut juga memiliki konsekuensi.
Penutupan perusahaan negara menyebabkan jutaan pekerja kehilangan pekerjaan. Reformasi fiskal membuat pemerintah daerah semakin bergantung pada pendapatan dari tanah. Sementara liberalisasi dan pertumbuhan sektor properti akhirnya ikut melahirkan persoalan struktural yang masih membayangi ekonomi Tiongkok hingga kini.
Karena itu, Zhu Rongji meninggalkan warisan yang jauh lebih kompleks daripada sekadar kisah seorang reformis ekonomi.
Ia membuka pintu yang membuat Tiongkok semakin terintegrasi dengan dunia.
Namun, di balik keberhasilan tersebut, muncul pula ketidakseimbangan yang kemudian menjadi pekerjaan rumah bagi para penerusnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!