Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SME DigitalFest 2026 Bahas Strategi UMKM Memanfaatkan AI untuk Kembangkan Bisnis

📅 Kamis, 01 Okt 2026, 18:17 WIB | Oleh:
SME DigitalFest 2026 Bahas Strategi UMKM Memanfaatkan AI untuk Kembangkan Bisnis Doc: Koran Jakarta/Haryo Brono
Ket. Konferensi pers SME DigitalFest di Jakarta pada hari Rabu (30/9). SME DigitalFest 2026 membahas pemanfaatan AI untuk membantu UMKM membangun fondasi digital, meningkatkan efisiensi, omzet, dan memperluas pasar

JAKARTA — Exabytes Indonesia menggelar SME DigitalFest 2026 bertema “UMKM + AI” di CBN Hall Menara Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (30/9). Kegiatan yang didukung Kementerian Ekonomi Kreatif / Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia tersebut diikuti lebih dari 100 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai sektor.

Festival yang berlangsung pukul 13.00–18.00 WIB ini mempertemukan perwakilan pemerintah, asosiasi, praktisi, dan mitra ekosistem digital untuk membahas pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam pengembangan bisnis UMKM.

VP & Country Manager Exabytes Indonesia, Indra Hartawan, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran pelaku usaha mengenai pentingnya digitalisasi dan pemanfaatan teknologi untuk mendukung pertumbuhan bisnis.

“SME DigitalFest kami hadirkan untuk membangun kesadaran UMKM akan pentingnya memperkuat bisnis melalui performa digital. Tahun ini, kami berfokus pada adopsi AI, karena kita tidak bisa lagi mundur ke belakang,” ujar Indra dalam sesi konferensi pers SME DigitalFest di Jakarta pada hari Rabu (30/9).

Menurut dia, perkembangan AI berpotensi memengaruhi berbagai aspek operasional bisnis dalam beberapa tahun mendatang. Karena itu, pelaku UMKM perlu mulai mempelajari dan memanfaatkan teknologi tersebut untuk meningkatkan produktivitas serta mengembangkan usaha.

Indra menambahkan, akses terhadap AI kini semakin terbuka bagi pelaku usaha dengan skala berbeda. Kondisi tersebut memberikan peluang bagi UMKM untuk memanfaatkan teknologi yang sebelumnya lebih identik dengan perusahaan besar.

Ia mengklaim pemanfaatan AI dapat meningkatkan efisiensi waktu hingga 60–70 persen. Namun, besarnya manfaat yang diperoleh dapat bergantung pada jenis pekerjaan, teknologi yang digunakan, dan kesiapan masing-masing usaha.

Tiga Tahap Pertumbuhan UMKM

SME DigitalFest 2026 merupakan bagian dari inisiatif GROW AI yang diperkenalkan Exabytes untuk mendorong transformasi digital UMKM melalui tiga tahapan, yaitu Naik Kelas, Naik Omzet, dan Naik Level.

Tahap Naik Kelas berfokus pada pembangunan fondasi digital. Pelaku usaha didorong beralih dari proses manual menuju sistem kerja yang lebih terstruktur melalui penggunaan website, domain, email bisnis, dan proses operasional yang dapat diukur.

Tahap berikutnya, Naik Omzet, menitikberatkan pemanfaatan AI untuk mendukung aktivitas yang berkaitan dengan pendapatan. Penggunaannya mencakup pembuatan konten penjualan, pengelolaan iklan, layanan pelanggan, hingga pengembangan penjualan melalui berbagai kanal.

Sementara itu, tahap Naik Level diarahkan pada kesiapan UMKM untuk memperluas skala bisnis melalui akses pendanaan, infrastruktur digital yang aman, dan kemitraan jangka panjang.

Rangkaian acara diawali dengan sesi “Reality Check: AI Sudah di Depan Mata, Kenapa Kita Masih Menunggu” yang membahas relevansi AI dalam aktivitas bisnis sehari-hari. Vice President of Marketing Exabytes Group, Michelle Yap, kemudian menyampaikan materi “GROW with AI: Saat Teknologi Jadi Mesin Pertumbuhan”.

Direktur Aplikasi Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Tri Wahyudi, hadir sebagai pembicara utama dengan materi “Peta UMKM Digital Indonesia: Di Mana Kita Sekarang, Ke Mana Kita Menuju”. Ia memaparkan kondisi digitalisasi UMKM nasional dan arah pengembangannya.

Perspektif mengenai peluang ekspansi pasar disampaikan Direktur Pengembangan Bisnis dan Layanan Pemasaran SMESCO Indonesia, M. Rizki Firdaus, melalui sesi “Dari Lokal Menuju Global: Membuka Peluang Baru bagi UMKM Indonesia di Era Digital dan AI”.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.