Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Greenland Tolak Mentah-mentah Pengeboran Minyak Perusahaan AS

📅 Senin, 10 Agu 2026, 19:33 WIB | Oleh:
Greenland Tolak Mentah-mentah Pengeboran Minyak Perusahaan AS Doc: Sean Gallup/Getty Images

ISTANBUL - Pemerintah Greenland memberikan "peringatan keras" kepada perusahaan minyak yang terkait dengan Presiden AS Donald Trump setelah peralatan pengeboran mereka dibawa ke wilayah tersebut tanpa izin pemerintah yang diperlukan, menurut media Inggris.

The Telegraph melaporkan, Minggu (9/8) bahwa Departemen Industri dan Mineral Greenland menyatakan sejumlah peralatan dibawa ke pantai timur pulau itu bulan lalu untuk rencana pengeboran eksplorasi minyak. Namun, perusahaan tersebut belum memiliki izin yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan tersebut.

"Peringatan keras akan disampaikan" kepada pemegang lisensi, kata departemen tersebut.

Proyek itu didanai Greenland Energy, perusahaan berbasis di Texas yang didirikan tahun lalu. Perusahaan tersebut memperkirakan wilayah Jameson Land menyimpan minyak mentah senilai hingga 1 triliun dolar AS.

Greenland Energy juga memperoleh saham mayoritas dalam proyek eksplorasi tersebut sebagai imbalan atas pendanaan. Namun, pengeboran tidak dapat dilakukan tanpa persetujuan otoritas Greenland. Kontroversi itu muncul di tengah meningkatnya kembali minat Amerika Serikat terhadap Greenland.

Beberapa hari setelah warga melaporkan peralatan pengeboran dibawa ke daratan, Trump mengunggah gambar hasil kecerdasan buatan melalui platform Truth Social yang memperlihatkan dirinya mengawasi sebuah desa di Greenland dengan tulisan "Hello, Greenland!"​​​​​​​

Trump mendapat kecaman internasional pada Januari 2025 setelah niatnya mengambil alih Greenland dengan kekuatan militer. Saat itu, ia mengatakan AS membutuhkan pulau tersebut "untuk tujuan keamanan nasional."

Namun, Trump kemudian melunakkan pernyataannya, tetapi menyebut Greenland "vital" bagi sistem pertahanan rudal Golden Dome yang diusulkannya. Sementara itu, Greenland Energy membantah adanya hubungan antara proyek minyak tersebut dan rencana untuk mencaplok Greenland.

Pada Juni, pemimpin Greenland Energy Larry Swets mengakui bahwa seorang perwakilan perusahaan keliru memberi tahu warga Greenland bahwa izin untuk membawa peralatan ke daratan telah diberikan.

"Antusiasme kami terhadap proyek ini membuat kami berkomunikasi dengan cara yang menimbulkan kebingungan," kata Swets.

Dalam surat kepada para pemegang saham, Kamis (5/8), Greenland Energy mengatakan pembicaraan dengan regulator Greenland berlangsung "konstruktif".

Perusahaan tersebut menyatakan tetap optimistis terhadap perkembangan proses untuk memperoleh persetujuan yang diperlukan guna melakukan pengeboran. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...

Pesawat Kargo Amazon Jatuh di Bandara Miami, Lima Orang Tewas

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Pesawat Kargo Amazon Jatuh ...
Daerah
Amankah Penyeberangan Merak...
Advertisement
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Jakarta? Polisi Bergerak, 1.200 Masker Dibagikan

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Jakarta? Polisi Bergerak, 1.200 Masker Dibagikan

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.