Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan! 51 Pesawat di Kualanamu Alami Penyesuaian

📅 Senin, 07 Sep 2026, 05:12 WIB | Oleh:
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan! 51 Pesawat di Kualanamu Alami Penyesuaian Doc: Antara foto
Ket. Calon penumpang melihat layar monitor jadwal penerbangan di Terminal 2 keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9).

MEDAN - PT Angkasa Pura Aviasi selaku pengelola Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang menyebut terdapat 51 penerbangan mengalami penyesuaian akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK).

"Data sementara sebanyak 51 penerbangan dari dan menuju Kualanamu mengalami penyesuaian," jelas Manager of Corporate Affairs PT Angkasa Pura Aviasi Mohamad Hikmat Hidayat di Deli Serdang, Sumatera Utara, Ahad.

Pembatalan ini, lanjut dia, karena operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) di Cengkareng, Banten dan Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) di Jakarta terganggu.

Kedua bandara tersebut terpaksa ditutup akibat terdampak sebaran abu vulkanik menyusul erupsi GAK di perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung.

"Kondisi tersebut berdampak bagi penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu, khususnya penerbangan yang terhubung dengan CGK dan HLP," jelasnya.

Di antaranya satu penerbangan internasional rute Amsterdam (AMS) menuju Soekarno-Hatta (CGK) mengalami pengalihan penerbangan (diverted) di Bandara Internasional Kualanamu.

Data penerbangan terdampak tersebut bersifat sementara, dan dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi operasional penerbangan serta kebijakan masing-masing maskapai.

"Operasional Bandara Internasional Kualanamu hingga saat ini tetap berjalan normal," tegas Hikmat.

Pihaknya juga terus berkoordinasi intensif dengan AirNav Indonesia, maskapai, otoritas bandara, serta seluruh pemangku kepentingan guna memantau perkembangan kondisi.

Selain itu, juga memastikan operasional penerbangan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan kepada pengguna jasa bandara.

"Para calon penumpang secara berkala kita imbau agar memastikan kembali status dan jadwal penerbangannya lewat maskapai masing-masing sebelum menuju bandara," tutur Hikmat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Ekonomi
IHSG Hari Ini Melemah Dipic...
Daerah
Wagub Sulawesi Selatan Doro...
Olahraga
Dahsyat, Leo/Daniel Hancurk...

Harga Cabai Rawit Rp113.750/Kg, Telur Ayam Rp29.400/Kg

56 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp113.750...
Advertisement
Luar Biasa Pencapaian Amri/Nita, Lolos ke Partai Puncak, Gulung Ganda Utama Tiongkok

Luar Biasa Pencapaian Amri/Nita, Lolos ke Partai Puncak, Gulung Ganda Utama Tiongkok

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.