Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Distan Kota Mataram Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Maulid Nabi

📅 Sabtu, 08 Agu 2026, 10:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Distan Kota Mataram Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Maulid Nabi Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Aktivitas pedagang daging di Pasar Dasan Agung, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Sabtu (8/8/2026).

MATARAM – Dinas Pertanian (Distan) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), memastikan stok daging sapi dan ayam di Kota Mataram aman menjelang peringatan Hari Besar Keagamaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

​"Stok daging sapi dan ayam untuk perayaan Maulid, insya Allah aman terkendali," kata Kepala bidang Peternakan di Distan Kota Mataram Lalu Hapiludin, di Mataram, Sabtu (08/8).

Keamanan stok daging tersebut dipastikan karena setiap menjelang hari besar keagamaan, Distan Mataram meningkatkan jumlah rekomendasi pemasukan ternak di Kota Mataram untuk menjamin kebutuhan masyarakat terpenuhi.

Apalagi, Kota Mataram menjadi salah satu daerah di Pulau Lombok yang merayakan Maulid Nabi dengan besar-besaran, selama satu bulan secara bergantian di setiap lingkungan.

Untuk itu, pasokan sapi hidup terus dipenuhi dari daerah penunjang, seperti Pulau Sumbawa maupun luar provinsi dan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama momentum Maulid Nabi, kuota rekomendasi pemasukan sapi ditingkatkan.

Misalnya, jika hari-hari biasa rekomendasi dikeluarkan sebanyak 10 rekomendasi, namun untuk mendukung perayaan hari besar keagamaan bisa ditambah menjadi 15 rekomendasi atau lebih.

"Satu rekomendasi bisa untuk 10 ekor sapi, termasuk ternak dari luar provinsi," katanya.

Di sisi lain, katanya lagi, seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Maulid Nabi, aktivitas pemotongan sapi di dua titik rumah potong hewan (RPH) di Kota Mataram yakni RPH Majeluk dan Gubuk Mamben, mulai mengalami kenaikan secara bertahap.

​"Pemotongan yang biasanya 40 ekor di dua RPH, sekarang sudah mulai meningkat menjadi sekitar 45 ekor hingga 50 ekor per hari," katanya lagi.

​Peningkatan permintaan itu juga berdampak pada pergerakan harga daging sapi segar di pasar. Harga daging tercatat merangkak naik rata-rata kenaikan sekitar Rp5.000 per kilogram.

​Saat ini, daging sapi kelas 2 di pasaran dijual pada kisaran Rp130.000 per kilogram dari harga normal sebelumnya Rp120.000 hingga Rp125.000 per kilogram. Sementara itu, daging sapi kelas 1 menyentuh harga kisaran Rp140.000 per kilogram dari harga Rp135.000 per kilogram.

Kendati demikian, pihak Dinas Pertanian menilai kenaikan harga tersebut merupakan dinamika biasa yang terjadi menjelang hari besar keagamaan akibat tingginya konsumsi masyarakat.

"Namun, koordinasi dan pengawasan distribusi sapi hidup terus kami dilakukan agar ketersediaan daging di Kota Mataram tetap terjaga," katanya.

​Sementara itu, ujarnya lagi, untuk komoditas daging ayam, pihaknya juga memastikan pasokan dari daerah penunjang lokal serta daging ayam beku dari luar daerah berada dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Ekonomi
BI-Pemerintah Kompak Benahi...
Luar Negeri
Flightradar24: Sanksi AS Pa...
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.