Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ajakan untuk Patuhi Radius Bahaya Gunung Karangetang Usai Guguran Lava

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 23:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ajakan untuk Patuhi Radius Bahaya Gunung Karangetang Usai Guguran Lava Doc: Antara
Ket. Gunung Karangetang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulut.

Manado - Ketua Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Karangetang Yudia P Tatipang mengajak warga mematuhi radius bahaya Gunung Karangetang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulut yang telah direkomendasikan usai terjadi guguran lava.

"Kepatuhan terhadap radius bahaya sangat penting agar terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan bersama," kata dia dalam keterangan di Manado, Kamis.

Ia mengatakan saat kondisi kabut siang tadi, terdengar gemuruh dan luncuran lava yang terekam di seismograf.

"Kemungkinan kalau dilihat di rekaman, arah guguran lava menuju ke Kali Batuawang pukul 11.49 Wita. Kami berharap warga mematuhi radius bahaya," ujar dia.

Beberapa rekomendasi yang harus dipatuhi, yaitu masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 1.5 kilometer dari puncak kawah dua (kawah utara) dan kawah utama (selatan) serta area perluasan sektoral ke arah barat daya dan selatan sejauh 2.5 kilometer.

Warga juga diharapkan mewaspadai guguran lava dan awan panas guguran yang dapat terjadi sewaktu-waktu dari penumpukan material lava sebelumnya karena kondisinya belum stabil dan mudah runtuh, terutama ke sektor selatan, tenggara, barat, dan barat daya.

Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang airnya berhulu di puncak Gunung Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga pantai.

Saat ini, kata dia, status aktivitas vulkanik Gunung Karangetang yaitu Waspada (Level II).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Daerah
Kemenhaj Kota Bengkulu Menc...
Advertisement
Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.