Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNPB Siap Penuhi Kebutuhan Penanganan Banjir Bandang di Arosuka Solok.

📅 Kamis, 24 Sep 2026, 11:23 WIB | Oleh:
BNPB Siap Penuhi Kebutuhan Penanganan Banjir Bandang di Arosuka Solok. Doc: Antara Foto
Ket. Sekretaris Utama BNPB Dr. Rustian saat mengunjungi korban terdampak bencana banjir bandang di Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) siap memenuhi kebutuhan Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat dalam penanganan dampak banjir bandang yang melanda kawasan Arosuka.

"Kami dari BNPB  akan berusaha semaksimal mungkin memenuhi kebutuhan Pemerintah Kabupaten Solok untuk penanggulangan bencana banjir bandang, khususnya di Arosuka," kata Sekretaris Utama BNPB, Rustian setelah mengikuti rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Solok di Posko Utama Penanggulangan Bencana Kabupaten Solok, Rabu malam.

Ia mengatakan penanganan bencana perlu dilakukan secara bersama-sama dengan mengutamakan kebutuhan masyarakat yang terdampak, sehingga proses penanganan dapat berjalan sesuai kondisi di lapangan.

"Mari kita mulai bergerak agar ke depannya agar lebih baik," ujarnya.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Kabupaten Solok Khairul melaporkan satu orang meninggal dunia dan satu orang masih dalam pencarian akibat bencana banjir bandang tersebut.

Sebaiknya Anda baca juga:

Selain itu, sebanyak empat orang mengalami luka-luka dan 474 orang harus mengungsi akibat bencana yang melanda sejumlah kawasan di Kabupaten Solok.

Khairul mengatakan pendataan terhadap dampak bencana masih dilakukan pemerintah daerah bersama unsur terkait untuk mengetahui kondisi masyarakat dan kerusakan yang ditimbulkan.

Berdasarkan data sementara BPBD Kabupaten Solok, sebanyak 52 rumah mengalami rusak ringan, 16 rumah rusak sedang dan 19 rumah rusak berat.

"Selain rumah warga, satu rumah ibadah mengalami rusak ringan dan 10 kantor dinas juga terdampak," kata Khairul.

Bupati Solok Jon Firman Pandu mengatakan dukungan pemerintah pusat diperlukan untuk mempercepat penanganan berbagai kebutuhan di daerah yang terdampak banjir bandang.

"Kita terus berupaya memastikan keselamatan dan kebutuhan masyarakat menjadi prioritas utama. Melalui koordinasi bersama BNPB, kita berharap penanganan bencana dapat berjalan cepat dan terpadu," katanya.

Menurut Bupati, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan BNPB dan instansi terkait dalam penanganan warga terdampak, pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi serta penanganan fasilitas yang mengalami kerusakan.

Rapat koordinasi bersama BNPB juga membahas penanganan kondisi darurat, pencarian korban yang masih hilang, evakuasi masyarakat, pemenuhan kebutuhan dasar, serta penanganan sarana dan prasarana terdampak.

Pemerintah Kabupaten Solok bersama BNPB dan unsur terkait akan melanjutkan pemantauan kondisi di lapangan serta pendataan kebutuhan sebagai dasar pelaksanaan penanganan dan pemulihan pascabencana banjir bandang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Percepat Penat...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.