Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sawahlunto Gencarkan Vaksin PMK Tahap II untuk Hewan Ternak Warga.

📅 Kamis, 24 Sep 2026, 11:43 WIB | Oleh:
Sawahlunto Gencarkan Vaksin PMK Tahap II untuk Hewan Ternak Warga. Doc: Antara Foto
Ket. Kegiatan vaksinasi PMK untuk ternak sapi di Kota Sawahlunto oleh petugas DKP3.

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, menggencarkan pemberian vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tahap II bagi hewan ternak warga.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Sawahlunto Heni Purwaningsih, di Sawahlunto, Rabu, mengatakan dari total 950 dosis yang disiapkan, sebanyak 425 dosis telah disalurkan secara bertahap mulai 7 September 2026 di desa dan kelurahan wilayah Kecamatan Silungkang, Barangin, dan Lembah Segar.

“Pelaksanaan vaksinasi kemudian berlanjut di Kecamatan Talawi hingga 27 September 2026. Selain vaksinasi, petugas memberikan vitamin kepada ternak untuk mendukung daya tahan dan menjaga kesehatan hewan,” kata dia.

Vaksinasi tersebut bertujuan meningkatkan kekebalan ternak terhadap PMK, mencegah penyebaran penyakit, serta menjaga kesehatan hewan sebagai bagian dari upaya pengendalian penyakit.

Sementara Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra mengarahkan petugas di lapangan agar pelayanan vaksinasi sekaligus dimanfaatkan untuk memberikan edukasi kepada peternak mengenai kesehatan dan pemeliharaan ternak.

Petugas juga diminta menghimpun dinamika dan kebutuhan peternak yang ditemui selama pelayanan di lapangan agar informasi tersebut menjadi bahan pemerintah daerah dalam menentukan tindak lanjut dukungan terhadap sektor peternakan.

Dia mengharapkan peternak berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan vaksinasi sehingga pelayanan kesehatan hewan dapat berjalan optimal dan upaya mencegah penyebaran PMK dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Alokasi vaksin PMK tahap II sebanyak 950 dosis tersebut bersumber dari APBN, dengan realisasi sementara 425 dosis dan pelaksanaan vaksinasi masih berlangsung di wilayah Kota Sawahlunto hingga 27 September 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Nasional
Mengembalikan Illicit Enric...
Luar Negeri
Delegasi Korea Utara Hadiri...
Daerah
Karhutla di TN Gunung Rinja...
Ekonomi
Atasi Sampah, PLN EPI Bangu...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.