Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Imbau Nelayan untuk Waspadai Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Perairan Sultra

📅 Kamis, 24 Sep 2026, 11:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Imbau Nelayan untuk Waspadai Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Perairan Sultra Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi gelombang tinggi di Sulawesi Tenggara.

KENDARI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kendari mengimbau seluruh pengguna dan operator moda transportasi laut di Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi mencapai 2,5 meter yang berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari Zumiana, Kamis (24/9), menyampaikan bahwa informasi peringatan dini tinggi gelombang ini berlaku mulai hari ini hingga Minggu, 27 September 2026 pukul 08.00 WITA.

"Berdasarkan analisis kondisi sinoptik, pola angin di wilayah perairan Sulawesi Tenggara umumnya bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan berkisar antara 2 hingga 20 knot," katanya.

Dia menyebutkan bahwa kecepatan angin tertinggi yang dapat memicu gelombang tinggi diperkirakan mencapai 25 knot atau 6 Skala Beaufort.

Zumiana menjelaskan bahwa peningkatan kecepatan angin tersebut terdeteksi di beberapa wilayah perairan, yakni Teluk Bone Barat Kolaka Utara, Teluk Bone Barat Kabaena, dan Perairan Baubau.

"BMKG mencatat wilayah perairan di Sultra yang berpotensi mengalami gelombang sedang hingga tinggi berkisar 1,25 hingga 2,5 meter meliputi Teluk Bone Barat Kabaena, Perairan Baubau, dan Laut Flores Selatan Buton," ujarnya.

Menanggapi potensi cuaca maritim tersebut, BMKG mengeluarkan saran keselamatan pelayaran yang ketat bagi armada transportasi laut yang beroperasi di wilayah terdampak.

Zumiana mengungkapkan bahwa kondisi ini sangat berisiko terhadap keselamatan pelayaran, khususnya bagi perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

Sementara bagi kapal tongkang, risiko tinggi timbul ketika kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang 1,5 meter.

BMKG mengimbau para nelayan, nakhoda, serta masyarakat pesisir di Sultra untuk senantiasa memperhatikan risiko keselamatan sebelum berlayar dan rutin memantau informasi cuaca maritim terbaru dari BMKG.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
Gubernur DKI Siapkan Beasis...

BMKG Prediksi Terjadinya Peningkatan Hari Panas

38 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BMKG Prediksi Terjadinya Pe...
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.