Melebihi Angka Nasional, Penurunan Stunting Samarinda Capai 17 Persen
📅 Jumat, 31 Jul 2026, 13:14 WIB | Oleh: Aloysius WidiyatmakaPrevalensi stunting di Kota Samarinda periode 2020–2022 sempat berfluktuasi akibat pandemi Covid-19, dengan titik tertinggi mencapai 25,30% setelah sebelumnya berada di angka 24,70% (2020) dan 21,60% (2021).
Merespons lonjakan tersebut, Pemkot Samarinda menggencarkan intervensi lokal terintegrasi yang berhasil memangkas angka stunting secara bertahap menjadi 24,40% pada 2023, dan terus turun ke angka 20,30% pada 2024.
Puncaknya terjadi pada tahun 2025, di mana efektivitas program lokal sukses menekan stunting hingga menyentuh angka 17,13%, sekaligus melampaui target nasional sebesar 18,8%.
Memasuki tahun 2026, Pemkot Samarinda menjaga tren positif ini melalui gerakan intervensi serentak di tingkat RT untuk memastikan penurunan angka stunting berjalan konsisten dan berkelanjutan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!