Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Dinas Pariwisata Kota Jayapura Mulai Mendata Pelaku Ekonomi Kreatif

1 Jumat, 31 Jul 2026, 02:25 WIB | Oleh:
Dinas Pariwisata Kota Jayapura Mulai Mendata Pelaku Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Jayapura Mulai Mendata Pelaku Ekonomi Kreatif Doc: ANTARA/Ardiles Leloltery
Ket. Pelaku ekonomi kreatif di Kota Jayapura menunjukkan produk.

JAYAPURA - Dinas Pariwisata Kota Jayapura segera mendata para pelaku ekonomi kreatif (ekraf) guna memetakan potensi usaha berbasis mikro-data di daerah tersebut, Kamis (30/7).

"Ekonomi kreatif telah bertambah empat subsektor lagi sehingga dari 17 subsektor menjadi 21 subsektor ekonomi kreatif sehingga memang perlu dilakukan pendataan," kata Kepala Seksi Bina Ekraf Dinas Pariwisata Kota Jayapura Muhammad Chalid di Jayapura, Kamis.

Dia menjelaskan penambahan empat subsektor ekonomi kreatif sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpes) Nomor 37 Tahun 2026 tentang Rencana Induk Ekonomi Kreatif 2026-2045.

"Empat subsektor yang bertambah ialah konten kreator, desain otomotif, sulih suara, dan teknologi baru," ujarnya.

Dia menjelaskan basis data pelaku ekonomi kreatif di Kota Jayapura belum teridentifikasi secara mendetail sehingga menjadi tugas besar yang harus dibenahi dalam upaya mendorong sektor ekonomi kreatif.

"Data pada 2025, di Kota Jayapura tercatat sekitar 600 pelaku ekonomi kreatif sehingga ke depan kami terus melakukan pendataan seiring adanya penambahan empat subsektor ekonomi kreatif," katanya.

Dia menambahkan identifikasi data dari para pelaku usaha ekonomi kreatif juga akan memudahkan para pengambil kebijakan untuk menentukan langkah untuk pengembangan jejaring antar pelaku usaha.

"Oleh karena itu kami merasa perlu sekali mikro data dari pelaku ekonomi kreatif di Kota Jayapura," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Jajaki Kerja Sama...

Gunung Ibu Erupsi Semburkan Abu Setinggi 200 Meter

44 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Gunung Ibu Erupsi Semburkan...
Daerah
Banjir Aceh Barat Hancurkan...

Akhirnya Kemenangan Itu Datang Juga bagi PSIM Yogyakata

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Akhirnya Kemenangan Itu Dat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.