Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lawan Timor Leste Timnas Harus Tampil Lebih Baik

📅 Rabu, 29 Jul 2026, 06:37 WIB | Oleh:
Lawan Timor Leste Timnas Harus Tampil Lebih Baik Doc: ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Ket. Pemain Timnas Indonesia Mitchel Lee Beker (kiri) berselebrasi dengan Tom Haye (tengah) setelah mencetak "hattrick" ke gawang Kamboja pada ASEAN Hyundai Cup 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (27/7). Timnas Indonesia kalahkan Kamboja dengan skor 5-1.

BOGOR – Meski menang banyak saat menghadapi Kamboja dalam laga perdana Timnas Indonesia dalam gelaran Piala AFF 2026, masih banya yang mesti dibenahi. Beberapa hari jelang laga melawan Timor Leste harus dimanfaatkan untuk memperbaiki berbagai kesalahan. Contohnya, penjaga gawang yang tidak fokus. Tidak pernah terserang, diserang sekali, langsung gol. Itu terjadi karena penjaga gawang Nadeo tidak fokus. Begitu banyak peluang yang terbuang sia-sia. Jika main seperti saat menghadapi Kamboja, laga melawan Vietnam bakal berbahaya.

Tim nasional Indonesia tidak diberi banyak waktu menikmati kemenangan telak 5-1 atas Kamboja pada laga pembuka Grup A ASEAN Hyundai Cup (Piala AFF) 2026. Pelatih John Herdman langsung mengalihkan fokus Skuad Garuda ke pertandingan berikutnya menghadapi Timor Leste di Stadion Chonburi, Thailand, Kamis (31/7), sebuah laga yang dinilainya sama pentingnya untuk menjaga peluang lolos ke babak semifinal.

Kemenangan meyakinkan di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (27/7) malam WIB, memang menjadi awal sempurna bagi era Herdman bersama timnas Indonesia di ajang resmi. Hat-trick Mitchell Lee Baker, ditambah gol Sandy Walsh dan Jens Raven, membuat Skuad Garuda memulai turnamen dengan penuh percaya diri. Namun, bagi Herdman, hasil besar tersebut baru merupakan langkah pertama dari perjalanan yang masih panjang.

Pelatih asal Inggris Raya itu menegaskan tidak ada ruang bagi pemain untuk larut dalam euforia. Sejak awal pemusatan latihan, ia telah menanamkan pola pikir agar tim hanya memikirkan pertandingan yang ada di depan mata. “Kami merayakan sedikit, tetapi setelah itu kembali fokus. Pertandingan berikutnya adalah tugas yang mengadang,” kata Herdman usai pertandingan.

Menurut dia, filosofi itu menjadi fondasi utama dalam membangun mental tim. Setiap lawan memiliki karakter berbeda sehingga kemenangan besar pada satu pertandingan tidak otomatis menjamin hasil serupa di laga berikutnya. Menghadapi Timor Leste, Indonesia diperkirakan akan memperoleh ujian berbeda.

Selain harus menjalani perjalanan menuju Thailand, Skuad Garuda juga akan menghadapi lawan yang datang dengan motivasi tinggi untuk bangkit setelah menelan hasil kurang memuaskan pada dua pertandingan awal. “Kami memiliki perjalanan sekitar 10 jam ke lokasi pertandingan untuk menghadapi Timor Leste. Mereka akan berusaha membuktikan sesuatu, jadi setiap pertandingan berbeda,” ujar mantan pelatih tim nasional Kanada tersebut.

Herdman mengaku puas terhadap perkembangan tim asuhannya. Dalam waktu persiapan yang relatif singkat, dia melihat para pemain mulai memahami identitas permainan yang ingin diterapkan, baik saat menguasai bola maupun ketika melakukan tekanan kepada lawan. Tapi organisasi permainan belum terlalu rapi. Para pemain belum mampu menjaga disiplin. Beruntung mereka tampil percaya diri sepanjang pertandingan melawan Kamboja.

Meski demikian, Herdman menolak menganggap penampilan timnya sudah sempurna. Ia menilai masih terdapat sejumlah detail taktis yang harus diperbaiki karena skuad Garuda baru menjalani pertandingan kedua di bawah kepemimpinannya. “Kami telah mengambil beberapa langkah bagus secara taktis dan masih ada beberapa celah yang harus kami tutup,” ujarnya.

Laga melawan Timor Leste menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk mempertahankan tren positif sekaligus mengumpulkan enam poin sebelum menghadapi pertandingan yang diprediksi menjadi penentuan juara grup melawan Vietnam. Tambahan kemenangan juga akan memperbesar peluang Garuda mengamankan tiket ke semifinal lebih awal. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
Advertisement
Penerima KJP Tahap II Gelombang I Ditetapkan Pemprov DKI Ada 661.209 Peserta Didik, Total Angaran RP1,5 Triliun

Penerima KJP Tahap II Gelombang I Ditetapkan Pemprov DKI Ada 661.209 Peserta Didik, Total Angaran RP1,5 Triliun

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.