Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaksel Imbau Pengelola Gedung Aktifkan Water Mist untuk Tekan Polusi

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 21:54 WIB | Oleh:
Jaksel Imbau Pengelola Gedung Aktifkan Water Mist untuk Tekan Polusi Doc: ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi
Ket. Arsip Foto - Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin meninjau pengoperasian mesin "water mist" di atap Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis (7/9/2023).

JAKARTA -- Pemerintah Kota Jakarta Selatan mengimbau para pengelola gedung yang ada di wilayah Jakarta Selatan agar mengaktifkan peralatan semprotan air (water mist) yang ada di gedung masing-masing.

"Cuaca saat ini cukup panas karena kemarau yang panjang. Mobilitas kendaraan yang tinggi juga menyebabkan polusi cukup tinggi. Oleh karena itu, penggunaan water mist diharapkan bisa membantu mengurangi beban polusi udara," kata Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Syafrin menambahkan Pemkot Jaksel turut mengaktifkan kembali alat water mist generator yang ada di Lantai 17 Blok A Gedung Kantor Wali Kota Jakarta Selatan pada pekan depan.

Penyemprotan uap air melalui water mist ini dilakukan sebagai salah satu upaya penanganan polusi udara dan menurunkan suhu udara di Jakarta Selatan mengingat musim kemarau yang berkepanjangan.

Water mist merupakan alat yang digunakan untuk menyemprotkan air yang berbentuk kabut.

Alat ini minimal dilengkapi oleh nozzle, pompa pendorong air, kipas pendorong dan tandon air.

Water mist ini biasanya dipasang pada gedung dengan ketinggian di atas 20 meter atau 8 lantai dengan sudut nozzle sebesar 45 derajat.

Pengoperasiannya tidak setiap saat, namun dilakukan selama delapan jam pada waktu tertentu, yakni pagi hari pukul 08.00-12.00 WIB dan sore hari pukul 15.00-19.00 WIB.

Maka itu, Syafrin meminta agar seluruh gedung di wilayah Jakarta Selatan, khususnya yang berlantai minimal delapan lantai atau gedung dengan ketinggian lebih dari 20 meter agar melakukan hal yang sama supaya tujuan penyemprotan dengan water mist ini membantu mengurangi tingkat pencemaran udara.

"Jadi mari bersama-sama kita jaga kota kita. Ini merupakan salah satu upaya yang bisa kita lakukan, untuk mengurangi polusi udara," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

35 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.