Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bangun Pelabuhan Kenyamukan, Kutai Timur Bidik Lompatan Konektivitas ke Mamuju

📅 Rabu, 29 Jul 2026, 18:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bangun Pelabuhan Kenyamukan, Kutai Timur Bidik Lompatan Konektivitas ke Mamuju Doc: ANTARA/ HO- Diskominfo Kutim
Ket. Sebagian infrastruktur sisi laut Pelabuhan Kenyamukan di Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur.

SANGATTA – Memperlancar akses transportasi merupakan fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan.

Infrastruktur dan layanan transportasi yang lebih baik mampu menurunkan biaya logistik, mempercepat mobilitas barang dan masyarakat, serta membuka konektivitas antarwilayah yang sebelumnya terbatas.

Dampaknya tidak hanya meningkatkan efisiensi distribusi, tetapi juga memperluas akses terhadap pasar, pendidikan, layanan kesehatan, dan peluang investasi.

Karena itu, pengembangan transportasi perlu diarahkan secara terintegrasi dengan pusat-pusat ekonomi agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tahun ini melanjutkan pembangunan Pelabuhan Kenyamukan yang tertunda sejak 2019, sebagai ikhtiar memperlancar akses transportasi penumpang dan barang dari Kalimantan Timur hingga Mamuju, Sulawesi Barat dan sebaliknya.

"Proyek pelabuhan ini masuk dalam 50 program strategis Bupati Kutim, sehingga pembangunannya dilakukan percepatan sehingga target beroperasi pada awal 2028 mendatang bisa tercapai," kata Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Kutim Masrianto Suriansyah di Sangatta, Rabu (29/7).

Menurut dia, keberadaan pelabuhan tersebut diprediksi mampu menjadi pintu gerbang baru untuk konektivitas laut dari Pulau Kalimantan hingga Sulawesi.

"Pembangunan Pelabuhan Kenyamukan periode 2026 dan 2027 didanai melalui skema tahun jamak (multiyears) dengan fokus pengerjaan pada fasilitas sisi darat pelabuhan, karena dari sisi laut sudah ada, tinggal menambah beberapa fasilitas saja," katanya.

Ia menjelaskan, di sisi darat tersebut terdapat 16 item pekerjaan yang harus diselesaikan, termasuk pembangunan 12 bangunan pelayanan pelabuhan yang berfungsi sebagai penunjang operasional utama.

"Untuk Pelabuhan Laut Kenyamukan ini sudah kami laporkan kepada Bapak Bupati. Beliau mengamanahkan agar pelabuhan ini dipercepat agar bisa segera beroperasi karena sudah mendapat restu untuk rute pelayaran," katanya.

Terkait dengan itu, Dinas Perhubungan Kutim pun telah intensif berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut serta Direktorat Kepelabuhanan.

Berdasarkan hasil pembahasan tersebut, peluncuran perdana operasional pelabuhan akan diawali dengan membuka rute pelayaran perintis, yakni mulai Kota Bontang hingga Mamuju.

"Infrastruktur ini kelak tidak hanya akan menopang sektor logistik dan perdagangan, tetapi juga menjadi katalisator dalam menarik investasi serta memperluas akses transportasi laut bagi masyarakat luas," ujar Masrianto.

Untuk tahap awal, Kementerian Perhubungan menyiapkan rute Bontang - Sangatta (Kalimantan Timur) - Donggala (Sulawesi Tengah) - Mamuju.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
Nasional
Menyoal Pentingnya UU Penge...
Advertisement
Kisah Si Doel Bukan Hanya soal Jakarta, Tapi Tentang Bagaimana Masyarakat Betawi Tetap Miliki Tempat

Kisah Si Doel Bukan Hanya soal Jakarta, Tapi Tentang Bagaimana Masyarakat Betawi Tetap Miliki Tempat

17 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.