Tak Sekadar Lindungi Pesisir, Mangrove Kure Caddi Kini Jadi Sumber Penghidupan Warga.
📅 Sabtu, 25 Jul 2026, 19:17 WIB | Oleh: Yebdi Trismar
Koordinator Kemitraan dan Komunikasi Blue Forest, Rahmat HM, mengakui keberadaan dan keberlanjutan mangrove harus berjalan beriringan dengan program ekonomi. Menurutnya, manfaat ekonomi menjadi pemantik kesadaran masyarakat untuk terlibat menjaga kelestarian mangrove.
“Manfaat ekonomi ini harus benar-benar dirasakan. Karena itu, ada program peningkatan kapasitas kelompok ibu-ibu untuk mengolah hasil perikanan menjadi keripik dan sambal berbahan ikan. Produk-produk itu menjadi tambahan mata pencaharian bagi keluarga, termasuk teh Kalli-kalli,” ujar Rahmat.
Melalui skema sekolah lapang, Blue Forest memberdayakan kelompok perempuan di Dusun Kure Caddi. Mereka dilatih mengolah hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah, seperti keripik dan sambal khas pesisir.
Usaha rumahan itu perlahan menjadi penopang sekaligus sumber tambahan pendapatan bagi keluarga. Anak-anak pun dilibatkan melalui edukasi lingkungan untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap mangrove sejak dini.
Pelestarian mangrove tidak dapat dilakukan oleh satu pihak. Dibutuhkan komitmen dan langkah bersama untuk menjaga tanaman yang memiliki begitu banyak manfaat itu. Mangrove bukan hanya menopang ekonomi dan melindungi nelayan di pesisir, tetapi juga menjadi bagian penting dari upaya menjaga keberlangsungan hidup manusia dan meningkatkan kualitas lingkungan di tengah ancaman krisis iklim.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!