Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Survei BI Indikasikan Kinerja Dunia Usaha Naik pada Triwulan II 2026

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 13:18 WIB | Oleh:
Survei BI Indikasikan Kinerja Dunia Usaha Naik pada Triwulan II 2026 Doc: antara foto
Ket. Ilustrasi BI

JAKARTA - Berdasarkan hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) Bank Indonesia (BI) mengindikasikan kinerja kegiatan dunia usaha pada triwulan II 2026 meningkat dengan nilai saldo bersih tertimbang (SBT) sebesar 12,97 persen dari triwulan sebelumnya yang sebesar 10,11 persen.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (17/7), menyampaikan bahwa peningkatan kegiatan usaha tersebut didorong oleh kenaikan kinerja mayoritas lapangan usaha (LU) utama.

LU tersebut antara lain LU pertanian, kehutanan, dan perikanan (SBT 1,74 persen), LU konstruksi (SBT 0,81 persen), dan LU pertambangan dan penggalian (SBT 0,37 persen) sejalan dengan aktivitas usahanya.

Kemudian, LU penyediaan akomodasi dan makan minum (SBT 0,50 persen) sejalan dengan permintaan terjaga pada rangkaian periode hari besar keagamaan nasional (HBKN) dan high season liburan sekolah pada triwulan II 2026.

Kapasitas produksi terpakai pada triwulan II 2026 tercatat sebesar 73,80 persen, meningkat dibandingkan dengan realisasi pada triwulan I 2026 sebesar 73,33 persen.

Peningkatan tersebut terutama ditopang oleh LU pertanian, kehutanan, dan perikanan; LU pertambangan dan penggalian; dan LU pengadaan listrik.

Sementara itu, kondisi keuangan dunia usaha secara umum tetap baik pada aspek likuiditas maupun rentabilitas, dengan akses kredit yang tetap mudah.

Responden memprakirakan kegiatan usaha pada triwulan III 2026 terjaga dengan SBT sebesar 11,75 persen.

Kinerja lapangan usaha yang diprakirakan meningkat terutama pada LU industri pengolahan; LU perdagangan besar dan eceran, dan reparasi mobil dan motor sejalan dengan prakiraan terjaganya permintaan masyarakat; serta LU konstruksi seiring dengan berlanjutnya pengerjaan sejumlah proyek pemerintah dan swasta.

Selain itu, kinerja kegiatan usaha pada LU pertambangan dan penggalian juga diprakirakan meningkat. Hal ini dipengaruhi oleh penurunan curah hujan sehingga mendorong kenaikan aktivitas pertambangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.