Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polisi Perketat Pengamanan Aksi Unjuk Rasa di Monas, Penyekatan Dilakukan di 9 Titik Jakarta Utara

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 18:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polisi Perketat Pengamanan Aksi Unjuk Rasa di Monas, Penyekatan Dilakukan di 9 Titik Jakarta Utara Doc: Antara
Ket. Wakapolres Metro Jakarta Utara, AKBP Rohman Yonky Dilatha.

Jakarta – Polres Metro Jakarta Utara melakukan penyekatan di sembilan titik perbatasan wilayah untuk mengantisipasi pergerakan massa dari luar daerah yang hendak mengikuti aksi unjuk rasa di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Jumat (17/7).

Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Rohman Yonky Dilatha mengatakan penyekatan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Penyekatan dilakukan untuk mengantisipasi massa yang terindikasi hendak melakukan gangguan kamtibmas,” kata Rohman di Jakarta, Jumat.

Sebanyak 97 personel gabungan diterjunkan untuk menjaga sembilan titik penyekatan di wilayah Jakarta Utara. Petugas bertugas memantau serta mengawasi kemungkinan adanya pergerakan massa tambahan dari luar wilayah.

Menurut Rohman, petugas akan menanyakan tujuan setiap rombongan yang melintas.

"Jika mereka memiliki tujuan yang jelas untuk mengikuti unjuk rasa secara damai, akan dipersilakan melintas. Namun, apabila terindikasi berpotensi melakukan tindakan anarkis, mereka akan diimbau untuk kembali ke wilayah masing-masing," ujarnya.

Sembilan titik penyekatan tersebut berada di empat lokasi di Kecamatan Cilincing, masing-masing satu titik di Kelapa Gading, Penjaringan, Tanjung Priok, Pademangan, dan Plumpang.

Hingga Jumat sore, kondisi keamanan di wilayah Jakarta Utara masih terpantau kondusif. Meski demikian, pengamanan akan terus dilakukan hingga situasi benar-benar dinyatakan aman.

"Alhamdulillah sampai saat ini masih kondusif. Penjagaan akan terus dilakukan sampai situasi benar-benar kondusif," kata Rohman.

Penyekatan Jalan

Sementara itu, Polda Metro Jaya menegaskan skema penyekatan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan protokol Jakarta selama aksi unjuk rasa bersifat situasional guna menjaga kelancaran aktivitas masyarakat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan kawasan Jalan Jenderal Sudirman, MH Thamrin, dan Bundaran Hotel Indonesia merupakan pusat aktivitas ekonomi, perhotelan, serta simpul utama berbagai moda transportasi publik di Ibu Kota.

"Penyekatan itu sifatnya situasional. Jalur Sudirman, Thamrin, dan Bundaran HI merupakan central of gravity Jakarta," ujar Budi.

Ia menjelaskan apabila terjadi penumpukan massa yang memicu kemacetan di kawasan tersebut, dampaknya dapat meluas ke ruas jalan arteri lain, seperti Jalan Gatot Subroto, sehingga menghambat mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Luar Negeri
Trump Kunjungi Irlandia, Te...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.