Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hari Ketujuh Penentu! Gubernur Banten Desak Basarnas Perpanjang Pencarian 8 Korban Hilang Kontak di Selat Sunda

📅 Minggu, 13 Sep 2026, 22:10 WIB | Oleh:
Hari Ketujuh Penentu! Gubernur Banten Desak Basarnas Perpanjang Pencarian 8 Korban Hilang Kontak di Selat Sunda Doc: ANTARA/ZUBI MAHROFI
Ket. Gubernur Banten Andra Soni (kiri) menemui keluarga korban di Pandeglang, Banten, Minggu (13/9).

PANDEGLANG - Gubernur Banten Andra Soni meminta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memperpanjang masa operasi SAR terhadap delapan warga yang hilang kontak di perairan Selat Sunda apabila belum ditemukan hingga hari ketujuh, Senin (14/9).

"Harapan saya adalah untuk memaksimalkan pencarian dan memperpanjang waktu pencarian," ujar Andra Soni di Pandeglang, Banten, Minggu (13/9).

Ia menambahkan harapan tersebut juga menjadi keinginan keluarga para korban. Oleh karena itu, ia meminta Basarnas mempertimbangkan perpanjangan operasi dengan melihat sejumlah potensi dan temuan yang diperoleh selama beberapa hari pencarian.

"Dalam diskusi dengan pihak keluarga korban, besar harapan keluarga bilamana hari ketujuh belum ditemukan untuk bisa diperpanjang pelaksanaan operasi SAR," ucapnya.

Andra Soni menyatakan Pemerintah Provinsi Banten akan terus memberikan dukungan maksimal terhadap pelaksanaan operasi SAR terhadap delapan warga tersebut.

"Pemerintah Provinsi Banten berusaha memberikan dukungan terbaik, dukungan maksimal, termasuk mempertimbangkan perpanjangan waktu operasi SAR sesuai prosedur yang berlaku," katanya.

Ia mengajak masyarakat Indonesia untuk mendoakan agar delapan warga yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.

"Kami memohon doa kepada seluruh masyarakat Indonesia agar kawan-kawan kita ini bisa ditemukan dalam kondisi selamat," ujarnya.

Delapan orang yang masih dalam pencarian berangkat menggunakan kapal cepat dari Dermaga Pegedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.

Lima diantaranya merupakan jurnalis, yakni M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu, serta Donal Husni yang merupakan jurnalis lepas.

Tiga orang lainnya adalah Warta selaku nakhoda, Surakman sebagai anak buah kapal (ABK), serta Heriyanto sebagai pemandu.

Tim SAR Gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap delapan orang tersebut dan mengevaluasi setiap temuan yang berpotensi memberikan petunjuk mengenai keberadaan mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.