Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Adidas Menangi Pertarungan Merek di Final Piala Dunia 2026, Nike Gagal Kirim Wakil

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 08:45 WIB | Oleh:
Adidas Menangi Pertarungan Merek di Final Piala Dunia 2026, Nike Gagal Kirim Wakil Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi jersey Adidas.

NEW YORK - Final Piala Dunia FIFA 2026 tidak hanya menjadi panggung persaingan antara Argentina dan Spanyol, tetapi juga menghadirkan duel prestise bagi dua raksasa perlengkapan olahraga dunia, Adidas dan Nike.

Hasil semifinal memastikan Adidas keluar sebagai pemenang dalam pertarungan merek tersebut. Kemenangan Argentina atas Inggris 2-1 membuat seluruh tim yang disponsori Nike tersingkir dari perebutan gelar juara, sehingga final akan sepenuhnya mempertemukan dua tim yang mengenakan apparel Adidas, yakni Argentina dan Spanyol.

Bagi Adidas, situasi ini menjadi keuntungan besar dari sisi eksposur global karena kedua finalis sama-sama berada di bawah kontrak sponsor mereka.

Sepanjang Piala Dunia 2026, Adidas menjadi sponsor bagi 14 tim nasional, sedangkan Nike mendukung 12 tim.

Meski Inggris dan Prancis berhasil mencapai semifinal, keduanya gagal melangkah ke partai puncak setelah dikalahkan Argentina dan Spanyol.

Hasil tersebut menjadi pukulan tersendiri bagi Nike yang tengah berupaya mengembalikan dominasinya di pasar perlengkapan olahraga setelah dalam beberapa tahun terakhir terus kehilangan pangsa pasar.

Pada bulan lalu, Nike mengakui strategi pemulihan yang dijalankan CEO Elliott Hill masih menghadapi tantangan besar. Melemahnya permintaan di China serta prospek bisnis yang masih hati-hati membuat optimisme investor belum kembali sepenuhnya.

Sepanjang tahun ini, harga saham Nike juga telah turun hampir sepertiga dari nilainya seiring meningkatnya keraguan pasar terhadap kecepatan pemulihan perusahaan.

Analis Morningstar, David Swartz, menilai hasil Piala Dunia memang memberikan keuntungan publisitas bagi Adidas, tetapi bukan faktor utama yang menentukan persaingan bisnis.

"Masalah yang lebih penting bagi Nike adalah inovasi produk, pengendalian persediaan, serta menstabilkan penjualan dan margin keuntungan di China. Adidas memang mendapat publisitas lebih besar, tetapi memang begitulah situasinya," ujarnya.

Menanggapi kegagalan mengirim wakil ke final, juru bicara Nike menegaskan perusahaan tentu berharap seluruh atlet dan federasi yang bekerja sama dengan mereka mampu melaju sejauh mungkin.

Namun, menurutnya, visi Nike dalam sepak bola tidak pernah bergantung pada satu pertandingan atau satu turnamen semata.

Sementara itu, Adidas menyebut keberhasilan menempatkan dua tim sponsor di final sebagai "momen yang membanggakan", meski perusahaan enggan membeberkan proyeksi penjualan setelah laga puncak.

Keuntungan Adidas bukan hanya berasal dari sponsor tim nasional. Sebagai sponsor resmi Piala Dunia FIFA 2026, perusahaan asal Jerman itu memperoleh eksposur yang jauh lebih besar sepanjang turnamen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.