Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Menyasar Pelajar di Sulteng untuk Memperkuat Mitigasi Bencana

📅 Kamis, 16 Jul 2026, 23:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Menyasar Pelajar di Sulteng untuk Memperkuat Mitigasi Bencana Doc: Antara
Ket. Arsip - Warga melakukan evakuasi mandiri saat terjadi gempa di Pantai Tondo, Palu, Sualwesi Tengah, Selasa (16/6/2026).

Palu - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyasar para pelajar di Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk penguatan mitigasi bencana lewat program BMKG go to school.

"Selain penguatan mitigasi, program edukasi dari sekolah ke sekolah bertujuan menjadikan siswa-siswi sebagai agen perubahan untuk menyampaikan kepada teman atau keluarganya supaya mereka lebih siap menghadapi potensi bencana," kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas Kelas I Palu Djati Cipto Kuncoro, di Palu, Kamis.

Ia menjelaskan sasaran program itu pelajar tingkatan SD, SMP, dan SMA di Kota Palu dan Kabupaten Sigi dengan mengunjungi sekolah dan memberikan pemahaman terkait kebencanaan, dan langkah-langkah penyelamatan secara mandiri.

Hal itu dilakukan karena Sulawesi Tengah salah satu daerah rawan bencana gempa, maka edukasi terkait mitigasi perlu dimasifkan supaya masyarakat lebih siap menghadapi situasi darurat.

"Kami juga melaksanakan satu kali kegiatan sekolah lapang gempa dan tsunami di Sigi tahun 2026. Kabupaten itu juga baru-baru ini diguncang gempa magnitudo 6,7," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa di Sulawesi Tengah beberapa tahun terakhir pihaknya telah melaksanakan enam kali program sekolah lapang.

Dua program itu sebagai upaya membangun budaya sadar dan tanggap bencana di daerah rawan gempa dan tsunami.

BMKG juga memiliki tanggung jawab memberikan pemahaman kepada masyarakat.

"Pemahaman tentang mitigasi tidak hanya diberikan kepada orang dewasa, anak-anak atau usia dini juga harus diberikan pemahaman yang sama dengan metode pembelajaran berbeda," tutur Djati.

Ia berharap pihak-pihak lain juga turut melaksanakan edukasi kebencanaan melalui sosialisasi maupun lokakarya, supaya budaya sadar bencana tertanam dalam diri masing-masing orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.