Pemkot Jakpus Imbau Warga Harapan Mulia Pilah Sampah dari Rumah
📅 Rabu, 15 Jul 2026, 16:22 WIB | Oleh: SujarJAKARTA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat mengimbau warga Kelurahan Harapan Mulia mulai memilah sampah organik dan anorganik dari rumah sebagai upaya mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pengolahan akhir.
Imbauan tersebut disampaikan Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin saat bersilaturahmi dengan warga di Lapangan Multifungsi RW 02 Kelurahan Harapan Mulia, Jakarta Pusat pada Selasa (14/7) malam.
"Saya minta warga Harapan Mulia aktif melakukan pilah sampah dari rumah. Sampah organik sisa makanan bisa dikelola menjadi pupuk dan sebagainya. Sementara, sampah botol plastik dikumpulkan untuk daur ulang," kata Arifin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan, pemilahan sampah sejak dari sumbernya menjadi langkah penting untuk mengurangi beban pengelolaan sampah di Jakarta.
Selain itu, sampah yang dipilah juga berpotensi memberikan manfaat ekonomi apabila dikelola atau didaur ulang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Arifin mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mulai mengurangi secara bertahap volume sampah yang dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang mulai 1 Agustus mendatang.
"Terhitung mulai 1 Agustus mendatang, Pemprov DKI secara bertahap akan mengurangi sampah yang dibuang ke TPST Bantargebang," ujarnya.
Dalam kegiatan silaturahmi tersebut, Arifin bersama jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat juga mendengarkan berbagai aspirasi dan permasalahan yang disampaikan warga Kelurahan Harapan Mulia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber terus mendorong upaya pemilahan dan pengolahan sampah.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengajak masyarakat membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah agar jumlah sampah yang dibawa ke TPST Bantargebang dapat terus berkurang, sekaligus meningkatkan pemanfaatan kembali sampah yang masih memiliki nilai guna melalui daur ulang maupun pengolahan sampah organik.
Pramono Anung menegaskan pengelolaan sampah yang baik harus dimulai dari rumah serta lingkungan warga masing-masing dan dilakukan secara berkesinambungan.
"Pengelolaan sampah yang baik harus dimulai dari rumah dan lingkungan masing-masing," kata Pramono.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!