Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Gempa Biasa, Rentetan 'Swarm' Misterius Gunung Awu Bikin Otoritas Tetapkan Status Siaga

📅 Jumat, 29 Mei 2026, 01:35 WIB | Oleh:
Bukan Gempa Biasa, Rentetan 'Swarm' Misterius Gunung Awu Bikin Otoritas Tetapkan Status Siaga Doc: ANTARA/HO-ESDM
Ket. Gunung Awu di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

MANADO - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Badan Geologi melaporkan peningkatan signifikan aktivitas kegempaan vulkanik dangkal Gunung Awu di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Berdasarkan periode pengamatan tanggal 16-22 Mei 2026, intensitas gempa vulkanik dangkal melonjak dari rata-rata 29 kejadian menjadi 41 kejadian per hari dengan total terekam sebanyak 291 kali manifestasi getaran.

"Kondisi gempa vulkanik dangkal saat ini mengalami peningkatan dibanding periode sebelumnya dengan rata-rata kejadian meningkat dari 29 kejadian per hari menjadi 41 kejadian per hari," kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria dalam evaluasi aktivitas Gunung Awu yang diterima di Manado, Kamis.

Pada periode tersebut, terekam sebanyak 291 kali gempa vulkanik dangkal (VB), 19 kali gempa vulkanik dalam (VA), satu kali gempa terasa dengan skala I MMI, dan 191 kali gempa tektonik jauh (TJ).

Berdasarkan evaluasi, pengamatan visual kawah Gunung Awu tidak mengalami perubahan yang signifikan sejak awal bulan Juli 2024.

Pada periode tersebut, embusan asap kawah tidak teramati dari Pos PGA Awu, di mana hal ini menunjukkan aktivitas embusan asap masih berkisar di dalam kawah dan tidak menunjukkan peningkatan dibandingkan periode sebelumnya.

Walaupun demikian, gempa vulkanik dangkal pada periode ini mengalami peningkatan cukup signifikan.

Rentetan gempa vulkanik dangkal dan vulkanik dalam (Spasmodic Burst) kembali terekam terutama pada tanggal 19 Mei 2026.

Hal ini menunjukkan aktivitas magmatik di Gunung Awu telah mengakibatkan peningkatan tekanan pada kedalaman dangkal yang berpotensi terjadinya pembongkaran kubah lava.

Peningkatan kegempaan secara tiba-tiba (swarm gempa vulkanik) maupun peningkatan gempa 'Low Freguency' perlu diwaspadai dalam beberapa hari ke depan terutama dengan masih tingginya aktivitas tektonik regional di sekitar Sulawesi Utara dan Maluku.

Potensi bahaya Gunung Awu yang mungkin terjadi berupa erupsi magmatik eksplosif yang menghasilkan lontaran material pijar dan/atau aliran piroklastik.

Berikutnya, erupsi magmatik efusif yang menghasilkan aliran lava, maupun erupsi freatik yang didominasi uap gas gunung maupun material erupsi sebelumnya.

Potensi pembongkaran kubah lava dapat terjadi jika tekanan di dalam sistem magmatik mengalami peningkatan signifikan.

Potensi bahaya lain berupa hembusan gas vulkanik yang dapat membahayakan jiwa apabila konsentrasi yang terhirup melebihi nilai ambang batas aman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
  • Kartu Transportasi Bersubsidi Bocor, DPRD DKI Minta Data Diperketat
    Preview komentar:
    Membaca sorotan DPRD DKI mengenai kebocoran kartu transportasi ...
  • XLSMART Berhasil Raih Kinerja Solid Semester I 2026.
    Preview komentar:
    Keberhasilan XLSMART dalam memperluas cakupan 5G hingga 52 ...

Italia Usul Tambah Pajak Bank Kelas Kakap

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Italia Usul Tambah Pajak Ba...
Luar Negeri
Iran Siapkan Undang-undang ...
Mengenal Arti Rebo Wekasan, Tradisi Tolak Bala Hari Rabu Terakhir Bulan Safar

Mengenal Arti Rebo Wekasan, Tradisi Tolak Bala Hari Rabu Terakhir Bulan Safar

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.