Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Realisasi KUR Perumahan Capai Rp20,3 Triliun, Pemerintah Tambah Plafon

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Realisasi KUR Perumahan Capai Rp20,3 Triliun, Pemerintah Tambah Plafon Doc: antara
Ket. Kredit Usaha Rakyat (KUR)

JAKARTA – Realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan yang menembus 20,3 triliun rupiah mencerminkan tingginya permintaan masyarakat terhadap pembiayaan hunian. Penambahan plafon menjadi 50 triliun rupiah menjadi sinyal pemerintah untuk mempercepat penyediaan rumah subsidi sekaligus menjaga momentum pemulihan industri perumahan.

Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati menyampaikan data tersebut dalam pemaparan realisasi anggaran per 1 Juli 2026 di Jakarta, Rabu (1/7). "Secara wilayah, Provinsi Jawa Tengah menjadi penyerap terbesar KUR Perumahan dengan nilai mencapai 4,6 triliun rupiah. Sementara berdasarkan lembaga penyalur, Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatat realisasi tertinggi sebesar 10,55 triliun rupiah," ujar Sri Haryati.

Kenaikan plafon KUR Perumahan menjadi bagian dari komitmen Kementerian PKP untuk mencapai target serapan APBN sebesar 97,48 persen hingga akhir 2026. Total pagu anggaran kementerian sendiri naik menjadi 12,53 triliun rupiah dengan target pembangunan 414.212 unit rumah.

Untuk Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), realisasi penyaluran subsidi perumahan telah mencapai 93.339 unit rumah. Berdasarkan bank penyalur, Bank Tabungan Negara (BTN) masih menjadi yang terbesar dengan realisasi 45.726 unit.

Dari sisi asosiasi pengembang, Realestat Indonesia (REI) mencatat penyaluran tertinggi sebanyak 38.855 unit, sedangkan Provinsi Jawa Barat menjadi wilayah dengan realisasi FLPP terbesar, yakni mencapai 23.021 unit.

Sementara itu, Sesditjen Kawasan Permukiman, Musrifah menjelaskan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada 2026 memperoleh alokasi sebanyak 400.000 unit yang dilaksanakan oleh tiga Direktorat Jenderal, yaitu Direktorat Jenderal Kawasan Permukiman, Direktorat Jenderal Perumahan Perdesaan, dan Direktorat Jenderal Perumahan Perkotaan.

Hingga 1 Juli 2026, realisasi Program BSPS atau bedah rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah mencapai 22,25 persen atau sebanyak 88.635 penerima bantuan yang telah ditetapkan dan menerima pencairan bantuan. Selain itu, dipaparkan pula tahapan pelaksanaan Program BSPS mulai dari penetapan calon penerima hingga proses pembangunan rumah.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian PKP, Didyk Choiroel menjelaskan pagu anggaran Kementerian PKP Tahun Anggaran 2026 setelah penajaman belanja meningkat dari 10,31 triliun rupiah menjadi 12,53 triliun rupiah. Penambahan tersebut turut meningkatkan target fisik pembangunan sebanyak 7.952 unit rumah sehingga total target menjadi 414.212 unit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...

Erdogan Minta Hak Veto DK PBB Dihapus Total

25 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Erdogan Minta Hak Veto DK P...
Luar Negeri
Kenapa Indonesia Berharap C...
Luar Negeri
Uni Eropa Buru-Buru Tambah ...
Olahraga
Drama Real Madrid dan Presi...
Luar Negeri
Pengungsi Yaman Menjerit Bu...

Awal Musim Hujan Bakal Lebih Lambat

56 menit yang lalu | Ones

Nasional
Awal Musim Hujan Bakal Lebi...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.