Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OJK Perkuat Kendali, Pengawas Khusus Bursa Mineral dan Komoditas Segera Dibentuk

📅 Rabu, 15 Jul 2026, 17:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
OJK Perkuat Kendali, Pengawas Khusus Bursa Mineral dan Komoditas Segera Dibentuk Doc: ANTARA/HO-OJK
Ket. Ilustrasi logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

JAKARTA - Pembentukan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis merupakan langkah untuk meningkatkan transparansi harga, efisiensi perdagangan, dan tata kelola komoditas bernilai tinggi di Indonesia. 

Keberadaan bursa ini diharapkan dapat memperkuat posisi tawar produsen domestik, membentuk harga acuan yang lebih kredibel, serta mengurangi ketergantungan pada referensi harga global. 

Namun, efektivitasnya akan sangat bergantung pada likuiditas transaksi, partisipasi pelaku usaha, dan kepastian regulasi agar mampu menjadi pusat perdagangan komoditas strategis yang kompetitif di tingkat internasional.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyiapkan anggota dewan komisioner (DK) baru untuk mengisi posisi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis.

Langkah tersebut dilakukan sehubungan dengan rencana peluncuran Bursa Mineral dan Komoditas Strategis pada 1 Januari 2027.

“Ada (Kepala Eksekutif), bakal ada Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis yang baru. Kalau minat pada daftar, tapi itu daftarnya ke panitia seleksi (pansel),” ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (15/7).

Friderica menjelaskan bahwa proses pemilihan Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis, nantinya akan dilakukan melalui panitia seleksi (pansel) yang akan segera dibentuk oleh OJK.

Ia mengatakan bahwa penunjukan kepala eksekutif tersebut perlu segera dilakukan, mengingat semakin dekatnya waktu operasional dari Bursa Mineral dan Komoditas Strategis pada 1 Januari 2027.

“InsyaAllah nanti 1 Januari 2027, bursanya (bursa mineral) sudah harus beroperasi. Jadi mestinya tidak dalam waktu yang lama, hopefully, pansel segera terbentuk, untuk bisa segera terpilih kepala eksekutif,” sambung Friderica.

Ia menjelaskan, masih banyak hal yang harus dipersiapkan sebelum Bursa Mineral dan Komoditas Strategis resmi beroperasi, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga penyusunan regulasi yang mencakup Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK).

“Karena banyak yang harus disiapkan, terutama infrastruktur, kemudian aturan, paling tidak POJK-nya juga sudah harus ada,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, pembentukan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis merupakan salah satu amanat dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Ia mengatakan, mandat baru dalam UU P2SK tidak hanya mencakup pembentukan bursa mineral, tetapi juga bursa komoditas strategis beserta ekosistem pendukungnya yang membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat perdagangan mineral dan komoditas strategis, didukung kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Kehadiran bursa tersebut diharapkan dapat membuka peluang baru bagi pelaku usaha maupun investor di pasar domestik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Ekonomi
IHSG Anjlok, HIPMI Ajak Pel...
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.