Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OJK dan SRO Buka Jalan, ETF Emas Resmi Melantai

📅 Senin, 10 Agu 2026, 20:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
OJK dan SRO Buka Jalan, ETF Emas Resmi Melantai Doc: ANTARA/Muhammad Heriyanto
Ket. OJK bersama SRO resmi meluncurkan instrumen investasi Exchange Traded Fund (ETF) Emas di Main Hall PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (10/8/2026).

JAKARTA – Exchange Traded Fund (ETF) Emas menawarkan alternatif investasi yang lebih praktis bagi investor untuk mendapatkan eksposur terhadap harga emas tanpa harus menyimpan emas fisik. Instrumen ini menarik ketika ketidakpastian ekonomi dan geopolitik mendorong permintaan aset aman (safe haven).

Namun, investor tetap perlu mencermati fluktuasi harga emas, biaya pengelolaan, likuiditas ETF, serta risiko nilai tukar, sehingga ETF emas sebaiknya dipandang sebagai instrumen diversifikasi, bukan sekadar taruhan terhadap kenaikan harga emas.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) resmi meluncurkan instrumen investasi Exchange Traded Fund (ETF) Emas, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Pasar Modal Indonesia, Senin (10/8).

"Saat ini kita sudah siap untuk meluncurkan ETF Emas di Indonesia. Ini juga menandai perluasan pasar bulion sebagai quick win dalam delapan rencana aksi, yaitu pendalaman pasar secara terintegrasi melalui ETF Emas," ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, dalam peluncurannya di Gedung PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

Friderica menyampaikan bahwa instrumen investasi ETF Emas yang baru saja diluncurkan, telah mendapatkan kesesuaian prinsip syariah berdasarkan fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"ETF Emas ini sudah mendapatkan kesesuaian prinsip syariah berdasarkan fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI). Jadi ini bisa menjadi alternatif utama (investasi)," ujar Friderica.

Dalam kesempatan sama, Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Samsul Hidayat berharap instrumen investasi ETF Emas dapat menjadi alternatif instrumen investasi baru bagi investor pasar modal Indonesia.

Selain itu, ia berharap instrumen ini juga menjadi bagian dari penguatan ekosistem bulion di tingkat nasional.

"Produk ini juga menjadi bagian dari penguatan ekosistem bulion nasional melalui integrasi antara Pasar Modal dengan bulion, sehingga mampu mendukung pendalaman pasar keuangan nasional," kata Samsul.

Samsul menjelaskan, pengembangan ETF Emas merupakan hasil kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), SRO, Manajer Investasi (MI), bank kustodian, dealer participant, bank bulion, serta seluruh pelaku industri di pasar modal Indonesia.

Melalui kolaborasi tersebut, seluruh proses pembentukan ETF Emas berlangsung dalam satu ekosistem.

Ia menjelaskan, mulai dari penyediaan emas fisik sebagai aset dasar, pencatatan Electronic Gold Receipt (EGR) di KSEI sebagai representasi kepemilikan elektronik atas emas, hingga perdagangan unit penyertaan ETF Emas di Bursa Efek Indonesia.

"Peluncuran ETF Emas hari ini bertepatan dengan satu tahun menjelang usia emas pasar modal Indonesia, merupakan simbol harapan pada masa keemasan pasar modal Indonesia untuk dapat berkontribusi menuju Indonesia emas di tahun 2045," ujar Samsul.

ETF Emas merupakan instrumen investasi berbentuk reksa dana yang diperdagangkan di bursa efek dengan acuan aset dasar berupa emas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Peringatan Hari Keadilan Ek...
Nasional
RUU Guru dan Dosen Dibahas ...
Advertisement
Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.