Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Prabowo Dorong Bahasa Asing Diajarkan Sejak Kelas 1 SD, Jadi Bekal Dunia Kerja.

📅 Jumat, 14 Agu 2026, 13:42 WIB | Oleh:
Presiden Prabowo Dorong Bahasa Asing Diajarkan Sejak Kelas 1 SD, Jadi Bekal Dunia Kerja. Doc: Antara Foto
Ket. Presiden Prabowo Subianto (kanan bawah) berpidato disaksikan Ketua MPR RI Ahmad Muzani (kiri), Ketua DPR RI Puan Maharani (kedua kiri), dan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8).

Presiden Prabowo Subianto mengatakan pembelajaran bahasa asing harus dimulai dari kelas 1 sekolah dasar (SD) untuk meningkatkan kompetensi dan sebagai bekal ketika mereka memasuki dunia kerja.

"Kita akan mulai bahasa asing untuk anak-anak kita mulai dari SD kelas 1. Mereka harus mulai bahasa asing," kata Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat.

Prabowo mengatakan bahasa asing yang perlu dipelajari antara lain Inggris, Mandarin, Arab, Jepang, Korea, Spanyol, dan Prancis. Dia juga menambahkan bahasa Rusia karena menilai negara tersebut memiliki kekuatan di bidang sains dan teknologi.

"Kita juga harus belajar bahasa Rusia. Mereka kuat di Bidang sains dan teknologi," kata Presiden.

Menurut Presiden, anak-anak lebih cepat mempelajari bahasa ketika masih berusia di bawah 11-12 tahun. Oleh karena itu, penguasaan bahasa asing perlu dimulai sejak pendidikan dasar.

Kepala Negara mengatakan kemampuan bahasa asing akan memberikan lebih banyak peluang bagi anak-anak Indonesia ketika memasuki pasar kerja internasional.

“Anak-anak kita harus punya akses kepada pendidikan terbaik agar mereka nanti termasuk kalau sudah mencari lapangan kerja mereka punya kemampuan lebih, mereka bisa diterima di mana-mana, mereka bisa kerja dengan pihak manapun,” ujarnya.

Prabowo menilai kebutuhan tenaga kerja di berbagai negara juga membuka peluang bagi Indonesia. Presiden menyebut sejumlah pemimpin negara yang ditemuinya menanyakan kemungkinan tenaga kerja Indonesia bekerja di negara mereka.

Tenaga kerja Indonesia menurut dia, dibutuhkan antara lain di sektor pariwisata, rumah sakit, keperawatan, dan pengasuh yang membutuhkan kemampuan berbahasa asing.

Prabowo mengatakan masyarakat Indonesia dikenal ramah, ulet, dan sopan. Dengan tambahan kemampuan bahasa asing, Presiden berharap tenaga kerja Indonesia semakin kompetitif di pasar global sekaligus memperkuat perekonomian nasional.

"Oleh krena itu tenaga kerja kita diharapkan nanti bisa menjadi kompetitif di dunia memperkuat ekonomi Indonesia," kata Prabowo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Advertisement
5 Event Akhir Pekan di Jakarta September 2026: Pameran Anabul Hingga Festival Art Toy

5 Event Akhir Pekan di Jakarta September 2026: Pameran Anabul Hingga Festival Art Toy

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.