Embun Upas Melanda Dieng, Hingga 30 Hektare Kebun Kentang Mengalami Kerusakan.
📅 Jumat, 10 Jul 2026, 14:06 WIB | Oleh: Yebdi Trismar“Kondisi itu membuat suhu udara pada malam hari turun drastis akibat pelepasan radiasi panas dari permukaan bumi,” katanya.
Di kawasan pegunungan seperti Dieng, kata dia, uap air yang mengembun di permukaan tanaman kemudian membeku dan membentuk lapisan kristal es tipis yang dikenal masyarakat sebagai embun upas.
Ia menegaskan fenomena tersebut bukan kejadian luar biasa karena hampir selalu muncul setiap musim kemarau, bahkan terkadang mulai terlihat sejak Mei dengan intensitas yang meningkat pada Juni dan mencapai puncak pada Agustus.
Selain berdampak terhadap sektor pertanian, kata dia, embun upas juga menjadi daya tarik wisata yang mengundang wisatawan untuk menikmati pemandangan kristal es alami di Dieng.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meskipun demikian, Yoga mengimbau wisatawan mengenakan pakaian hangat karena suhu udara di kawasan tersebut pada waktu tertentu dapat turun hingga di bawah 0 derajat Celcius.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!