Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Beijing Berstatus Siaga Tinggi Jelang Hantaman Hujan Badai Besar

📅 Jumat, 10 Jul 2026, 15:16 WIB | Oleh:
Beijing Berstatus Siaga Tinggi Jelang Hantaman Hujan Badai Besar Doc: AFP

BEIJING - Pemerintah Tiongkok memperketat langkah antisipasi dampak cuaca ekstrem dengan menerbitkan peringatan oranye hujan badai di Beijing serta menyesuaikan aktivitas masyarakat untuk meminimalkan risiko banjir dan bencana hidrometeorologi.

Biro Meteorologi Beijing mengeluarkan peringatan oranye hujan badai di ibu kota Tiongkok berlaku mulai Jumat (10/7) pukul 14.00 hingga Minggu (12/7) pukul 08.00 waktu setempat. Curah hujan dengan intensitas tinggi diperkirakan melanda distrik Huairou, Miyun, Pinggu, Shunyi, dan Fangshan.

"Masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan, tetap mengikuti peringatan cuaca dan informasi terbaru, dan menggunakan transportasi umum. Perusahaan dan lembaga publik didorong untuk memberikan aturan kerja fleksibel atau mengatur jam perjalanan pergi pulang secara bertahap sementara sekolah-sekolah harus membatalkan kelas dan latihan tatap muka berdasarkan kondisi aktual," demikian diberitakan media pemerintah Tiongkok pada Jumat pagi.

Pantauan ANTARA di Beijing menunjukkan hujan mulai turun disertai petir pada pukul 07.30 waktu setempat di Distrik Chaoyang.

Otoritas setempat memperkirakan curah hujan di sejumlah wilayah dapat melampaui 70 milimeter per jam, sementara akumulasi hujan dalam 24 jam berpotensi melebihi 150 milimeter. Kondisi tersebut meningkatkan risiko banjir, longsor, banjir bandang, dan genangan air, terutama di kawasan pegunungan, perbukitan, dan wilayah dataran rendah.

Sejalan dengan peringatan tersebut, masyarakat diminta tidak mengunjungi lokasi wisata yang berada di kawasan pegunungan maupun di sekitar aliran sungai, fasilitas komersial bawah tanah, serta wilayah yang rawan bencana geologi. Warga juga diimbau menjauhi sungai dan kanal selama periode cuaca ekstrem.

Seluruh kegiatan luar ruangan, pekerjaan konstruksi, serta aktivitas operasional di lapangan diminta dihentikan sementara. Penyelenggaraan kegiatan olahraga berskala besar, aktivitas luar ruang yang terorganisasi, dan pelatihan olahraga juga diminta ditangguhkan selama masa berlakunya peringatan.

Distrik Pinggu, Miyun, dan Fangshan diperkirakan menghadapi risiko tinggi banjir, longsor, banjir lumpur, dan amblesan tanah dengan status risiko oranye. Sementara itu, Distrik Haidian, Fengtai, Chaoyang, Shijingshan, dan Tongzhou berada pada tingkat risiko kuning akibat potensi banjir perkotaan dan genangan air.

Peringatan dini dikeluarkan setelah Beijing pernah mengalami bencana hujan ekstrem pada Juli 2025. Saat itu hujan deras selama beberapa hari menyebabkan sedikitnya 28 orang meninggal dunia di Distrik Miyun di kawasan pegunungan timur laut Beijing, sementara dua korban jiwa lainnya tercatat di Distrik Yanqing di bagian utara ibu kota, menurut media pemerintah.

Tiongkok menerapkan sistem peringatan cuaca bertingkat menggunakan kode warna untuk berbagai jenis bencana alam. Peringatan biru merupakan tingkat kewaspadaan terendah yang menandakan hujan atau angin diperkirakan terjadi dalam batas normal.

Peringatan kuning menunjukkan kondisi siaga karena hujan mulai lebat atau suhu meningkat. Peringatan oranye menandakan potensi cuaca berbahaya yang dapat menimbulkan kerusakan signifikan, sedangkan peringatan merah merupakan tingkat tertinggi yang menunjukkan kondisi darurat dengan ancaman bencana besar yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Cuaca ekstrem juga melanda wilayah selatan Tiongkok. Pemerintah Daerah Otonom Guangxi Zhuang melaporkan 39 orang meninggal dunia dan sembilan lainnya masih dinyatakan hilang akibat hujan lebat yang melanda wilayah tersebut. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
Advertisement
bni
Advertisement
astra2
Advertisement
gaia musik festival
Daerah
Erupsi Mencapai 700 Meter, ...

Gempa Jepang dan Gempa Kolombia

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Gempa Jepang dan Gempa Kolo...

Semifinal Toronto Open Ketemukan Dua Pemain Keras

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Semifinal Toronto Open Kete...

Pegawai Kemensos Main Judol? Skrining Mulai Diterapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Pegawai Kemensos Main Judol...

Sekitar 50.000 Masjid Serentak Dibersihkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Sekitar 50.000 Masjid Seren...
Advertisement
gaia musik festival
Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.