Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jangan Biasakan Anak Minum Minuman Berpemanis Setiap Hari, Bisa Begini Akibatnya!

📅 Jumat, 10 Jul 2026, 11:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jangan Biasakan Anak Minum Minuman Berpemanis Setiap Hari, Bisa Begini Akibatnya! Doc: Smithsonian Magz
Ket. Ilustrasi

JAKARTA - Kebiasaan mengonsumsi minuman berpemanis setiap hari sejak masa kanak-kanak hingga remaja dikaitkan dengan peningkatan risiko hipertensi atau tekanan darah tinggi pada usia dewasa, menurut penelitian terbaru.

Dikutip dari Eating Well pada Rabu (8/7), penelitian yang dilakukan peneliti dari Harvard T.H. Chan School of Public Health dan University of Toronto menggunakan data Growing Up Today Study (GUTS), yang melibatkan hampir 26.000 peserta di Amerika Serikat. Para peneliti mengikuti peserta hingga 25 tahun untuk melihat hubungan antara konsumsi fruktosa dan kejadian hipertensi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa fruktosa yang berasal dari minuman berpemanis, seperti minuman bersoda, minuman buah dengan tambahan gula, teh manis kemasan, dan minuman olahraga, berkaitan dengan peningkatan risiko hipertensi.

Dibandingkan peserta yang mengonsumsi kurang dari tiga porsi minuman berpemanis per minggu, mereka yang mengonsumsi sedikitnya dua porsi per hari memiliki risiko hipertensi yang lebih tinggi. Bahkan, setiap tambahan satu porsi minuman berpemanis per hari dikaitkan dengan peningkatan risiko hipertensi sebesar 14 persen.

Peneliti juga menemukan bahwa setiap porsi harian minuman bersoda berkaitan dengan peningkatan risiko hipertensi sebesar 23 persen, sedangkan minuman olahraga dikaitkan dengan peningkatan risiko hingga 36 persen.

Sebaliknya, konsumsi buah utuh tidak ditemukan berhubungan dengan peningkatan risiko hipertensi. Mengganti satu porsi minuman berpemanis setiap hari dengan buah utuh dikaitkan dengan penurunan risiko hipertensi sebesar 22 persen. Menggantinya dengan susu dan air putih juga dikaitkan dengan penurunan risiko masing-masing sebesar 13 persen dan 9 persen.

Meski demikian, peneliti mengingatkan bahwa studi ini bersifat observasional sehingga tidak dapat membuktikan hubungan sebab akibat secara langsung. Namun, temuan tersebut memperkuat anjuran untuk membatasi konsumsi minuman berpemanis dan lebih memilih buah utuh, air putih, atau susu sebagai bagian dari pola makan sehat guna membantu menjaga tekanan darah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Disperindag Babel Pastikan Stok Cabai dan Bawang Cukup

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Disperindag Babel Pastikan ...
Megapolitan
Pagi Ini, PN Jaksel Gelar P...
Ukir Sejarah, Muchova dan Noskova Ciptakan Final Sesama Petenis Ceko di Wimbledon

Ukir Sejarah, Muchova dan Noskova Ciptakan Final Sesama Petenis Ceko di Wimbledon

10 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 5
# 5
IHSG Hari Ini Panen Sentimen Positif
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.