Sempat Ditunda, OpenAI Akhirnya Rilis GPT-5.6, Model AI Terbaru dan Tercanggih
📅 Kamis, 09 Jul 2026, 12:12 WIB | Oleh: Tim PenulisSAN FRANCISCO - OpenAI, pembuat ChatGPT, mengatakan model kecerdasan buatan terbarunya yang paling canggih akan dirilis ke publik pada hari Kamis (9/7).
Produk baru perusahaan ini, GPT-5.6, dan model AI canggih lainnya, termasuk seri Mythos dari Anthropic, telah menimbulkan kekhawatiran atas apa yang digambarkan para peneliti sebagai kemampuan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mengidentifikasi kelemahan dalam kode yang dapat dieksploitasi oleh peretas.
Hal itu telah menimbulkan kekhawatiran keamanan nasional, dan OpenAI mengatakan pada akhir Juni, mereka telah membagikan akses pratinjau ke GPT-5.6 dengan kelompok terbatas mitra tepercaya yang berbasis di AS atas permintaan Washington.
Model bahasa berskala besar adalah teknologi yang mendasari chatbot dan banyak alat AI lainnya, dengan kemampuannya mengolah sejumlah besar data digital.
Seri GPT-5.6 memiliki tiga tingkatan: Sol, model unggulan baru perusahaan; Terra, versi kelas menengah untuk pekerjaan sehari-hari; dan Luna, pilihan yang cepat dan hemat biaya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"GPT-5.6 Sol, bersama dengan Terra dan Luna, akan diluncurkan secara publik pada hari Kamis ini. Kami memperluas akses pratinjau secara global sekarang," kata OpenAI dalam sebuah unggahan di X pada hari Selasa (7/7), tanpa memberikan detail lebih lanjut.
Media berita AS, Axios, melaporkan, dengan mengutip sumber yang mengetahui situasi tersebut, bahwa pemerintahan Trump telah memberi lampu hijau kepada perusahaan tersebut untuk peluncuran GPT-5.6, setelah pengujian teknis dan pertemuan antara perusahaan dan pejabat pemerintah.
Menanggapi pertanyaan dari AFP, seorang pejabat Gedung Putih menegaskan bahwa peluncuran GPT-5.6 yang lebih luas bukanlah sebuah persetujuan, dan mengatakan bahwa perusahaan tersebut telah menyerahkan model-modelnya untuk diteliti secara sukarela.
Sebaiknya Anda baca juga:
Model Frontier
Telah terjadi perpecahan yang mendalam di dalam Gedung Putih mengenai cara menangani peluncuran model-model yang semakin canggih ini, beberapa pejabat bersikeras agar pemerintah bersikap lunak, sementara yang lain menyatakan kekhawatiran tentang potensi dampaknya terhadap keamanan.
Penundaan perilisan ini mencerminkan situasi serupa di pesaing utama OpenAI, Anthropic, perusahaan rintisan di balik chatbot Claude.
Pekan lalu, Anthropic mengatakan akan mulai memulihkan akses ke model AI terkuatnya, Fable 5 dan Mythos 5, setelah Washington mencabut pembatasan tentang di mana model-model tersebut dapat dirilis.
Sebelum Mythos hadir, pemerintahan Presiden Donald Trump menginginkan lebih sedikit peraturan bagi perusahaan AI, bukan lebih banyak, dengan harapan hal itu akan membantu AS mengalahkan Tiongkok dalam perlombaan AI.
Pemerintah kini sedang menyusun kriteria untuk menentukan model AI mana yang akan dikenai pembatasan keamanan baru, sesuai dengan perintah eksekutif dari Gedung Putih.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!