Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karyawan Padel di Kebayoran Lama Disekap dan Dianiaya lantaran Dituding Mencuri

📅 Kamis, 09 Jul 2026, 14:15 WIB | Oleh:
Karyawan Padel di Kebayoran Lama Disekap dan Dianiaya lantaran Dituding Mencuri Doc: antara foto
Ket. Kasubnit Resmob Sat Reskrim Polres Jakarta Selatan Iptu Ahmad Maswan dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (9/7).

JAKARTA - Kepolisian Resort Polres (Polres) Jakarta Selatan mengungkap para tersangka penyekapan karyawan Padel berinisial AL di kawasan Kebayoran Baru. Para tersangka ternyata sudah menyiapkan grup komunikasi WhatsApp dan kabel ties untuk melakukan penyekapan dan penganiayaan terhadap pegawai baru tersebut.

"Memang benar, sebelum kegiatan ini, dari tersangka AS sudah merencanakan dan membuat grup WhatsApp. Nah, kemudian tadi selain kabel ties, ya, alat yang dipergunakan oleh para tersangka ini adalah mungkin mobil," kata Kasubnit Resmob Sat Reskrim Polres Jakarta Selatan Iptu Ahmad Maswan dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (9/7).

Dia menjelaskan pada Minggu, 21 Juni 2026, pukul 11.00 WIB, telah terjadi tindak pidana penyekapan, penganiayaan, dan pengeroyokan atas korban AL.

Saat itu, korban sedang berada di rumah dan dijemput oleh para karyawan lainnya lantaran korban diduga telah mencuri raket padel.

Kemudian, korban dibawa ke kantor padel dengan menggunakan mobil Daihatsu Sigra putih untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Sesampainya di sana, AL dibawa ke gudang lantai dasar, dan tangannya diikat dengan menggunakan kabel ties berwarna putih oleh saudara DK yang bekerja sebagai satpam.

"Jadi, kabel ties ini pada saat si korban dibawa dari kediamannya di Kostrad, Petukangan Utara, jadi kabel ini sudah disiapkan," ujar Ahmad.

Kemudian, korban diinterogasi terkait pencurian yang diduga dilakukannya.

Pada Senin, 22 Juni 2026, korban dibawa ke ruangan lift barang. Para tersangka, yaitu ASW, RRK, dan AH menemui korban serta melakukan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap korban.

Lalu, pada Selasa, 23 Juni 2026, pukul 05.00 WIB, korban dapat melarikan diri dari penyekapan itu dengan dibantu satpam.

"Dari hasil penyidikan, diizinkan oleh salah satu security untuk memberitahu," tutur Ahmad.

Korban langsung pulang ke rumahnya untuk meminta bantuan kepada keluarga.

"Korban memberitahukan kepada keluarga bahwa korban dianiaya, dan korban meminta kepada ibunya untuk membantu mengembalikan kerugian atas pencurian yang dilakukan korban tersebut," ungkap Ahmad.

Selanjutnya, pada Rabu, 24 Juni 2026, pihak keluarga beserta pengacara membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan penyekapan, penganiayaan, dan pengeroyokan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.