Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Upgrade Kompetensi Warganya, Pemkot Depok Gelar Pelatihan Barista, Penyandang Disabilitas Dapat Kesempatan Sama

📅 Kamis, 09 Jul 2026, 14:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Upgrade Kompetensi Warganya, Pemkot Depok Gelar Pelatihan Barista, Penyandang Disabilitas Dapat Kesempatan Sama Doc: Pemkot Depok
Ket. Peserta mengikuti kegiatan pelatihan barista yang diselenggarakan di Sajawa Cafe, Kelurahan Pondok Jaya pada Selasa (07/07/26).

DEPOK - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok menggelar program Pelatihan Barista Tahun 2026 selama delapan hari. Membuka kesempatan bagi seluruh warga Depok, termasuk penyandang disabilitas. 

Sebanyak 20 peserta mengikuti kegiatan pelatihan barista yang diselenggarakan selama delapan hari mulai 7-15 Juli di Sajawa Cafe, Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok.

Pada hari pertama pelatihan hasil kolaborasi dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Talenta Cipta Karya tersebut, para peserta dikenalkan beragam jenis kopi, diantaranya Kopi Arabika dan Robusta.

Selain jenis kopi, peserta juga dikenalkan dengan berbagai macam peralatan membuat kopi serta diajarkan cara menggiling kopi menggunakan grinder.

"Khusus pelatihan barista ini kami berikan kesempatan kepada penyandang disabilitas, berhasil lulus seluruh tahapan seleksi satu orang dan saat ini mengikuti pelatihan barista," kata Kepala Disnaker Kota Depok Nessi Annisa Handari, dikutip dari media resmi Pemkot Depok, Rabu (8/7). 

Nessi mengatakan, peserta akan mendapatkan pelatihan selama delapan hari dan diakhiri dengan uji kompetensi untuk memperoleh sertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Menurut Nessi, sertifikat kompetensi merupakan bekal penting bagi peserta untuk meningkatkan daya saing saat memasuki dunia kerja.

“Harapannya dengan sertifikat BNSP, mereka akan lebih mudah mendapatkan pekerjaan sebagai barista maupun mengembangkan usaha secara mandiri,” jelasnya.

Nessi menambahkan, pihaknya juga akan memetakan minat dan rencana karier setiap peserta setelah pelatihan selesai. 

Mulai dari peserta yang ingin bekerja di luar negeri, bekerja sebagai barista, dan yang ingin membuka usaha sendiri.

"Ini bagian dari upaya kami dalam menekan angka pengangguran melalui peningkatan kompetensi tenaga kerja," ungkapnya. 

"Serta, pelaksanaan program yang inklusif untuk dapat memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh warga untuk meningkatkan keterampilan dan memperoleh pekerjaan," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Kemenhub Tuan Rumah Rangkaian Pertemuan 17th ACWG-RASA

13 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Kemenhub Tuan Rumah Rangkai...

Di Jember, PTPN I Jaga Praja dan Ekonomi Petani Pemilik Lahan

22 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Daerah
Di Jember, PTPN I Jaga Praj...

PT KAI Berhasil Angkut 324.579 Ton Hasil Perkebunan

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
PT KAI Berhasil Angkut 324....

Maung Merintih Kesakitan Usai Menabrak Midian

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Maung Merintih Kesakitan Us...

Video Kaget Erling Haaland Ternyata Buatan AI

42 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Video Kaget Erling Haaland ...
Polri Geledah 12 Lokasi dalam Penyidikan Dugaan Korupsi PLN, Asabri, dan Krakatau Steel

Polri Geledah 12 Lokasi dalam Penyidikan Dugaan Korupsi PLN, Asabri, dan Krakatau Steel

09 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.