Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petugas Selidiki Tiga Nyawa Melayang di Gorong-gorong, BUMD Harus Tanggung Jawab

📅 Kamis, 09 Jul 2026, 14:23 WIB | Oleh:
Petugas Selidiki Tiga Nyawa Melayang di Gorong-gorong, BUMD Harus Tanggung Jawab Doc: ist
Ket. perlu penyelidikan

JAKARTA – Perlindungan pekerja belum maksimal. Itu terbukti adanya tiga pekerja proyek dari salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jakarta tewas di gorong-gorong. Mereka diduga mengalami keracunan gas saat berada di dalam gorong-gorong di Jalan Pintu 3 Keong Mas, Cipayung, Jakarta Timur (Jaktim).

"Kami mengevakuasi korban keracunan gas di gorong-gorong di Jalan Pintu 3 Keong Mas, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, sebanyak tiga orang meninggal dunia," kata Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Abdul Wahid di Jakarta, Kamis.

Abdul menyebut, pihaknya menerima laporan kejadian pada pukul 09.49 WIB dari petugas instansi lain.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Pos Gulkarmat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) langsung mengerahkan dua unit penyelamat dengan kekuatan 12 personel ke lokasi kejadian.

"Petugas menerima informasi pada pukul 09.49 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 09.55 WIB. Operasi penyelamatan dimulai pukul 10.00 WIB dan selesai pada pukul 11.55 WIB," ujar Abdul.

Abdul menjelaskan, berdasarkan informasi insiden bermula ketika seorang pekerja proyek tersebut masuk ke dalam gorong-gorong untuk melakukan pekerjaan.

Saat berada sekitar setengah tangga menuju dasar gorong-gorong, korban tiba-tiba pingsan.

Melihat rekannya tidak sadarkan diri, seorang pekerja lainnya berupaya memberikan pertolongan dengan masuk ke dalam gorong-gorong.

Namun, pekerja tersebut juga ikut pingsan diduga akibat menghirup gas beracun yang berada di dalam saluran.

"Pekerja proyek pam sedang masuk gorong gorong lalu setengah tangga pingsan, dan temannya menolong untuk membantu namun ikut pingsan juga, lalu masuk satu orang pingsan lagi, jadi total tiga orang," jelas Abdul.

Petugas Gulkarmat yang tiba di lokasi langsung melakukan operasi penyelamatan terhadap para korban dengan menggunakan prosedur penyelamatan di ruang terbatas (confined space rescue) pukul 10.00 WIB.

Meski proses evakuasi berhasil dilakukan hingga pukul 11.55 WIB, ketiga pekerja tersebut dinyatakan meninggal dunia.

Penyebab pasti dugaan adanya gas beracun di dalam gorong-gorong masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Targetkan Peningkatan Utilisasi Industri Kopi pada 2029
    Ulasan artikel ini menyajikan peta jalan yang sangat ...
  • Ekonomi Tiongkok Makin Ngebut! Ekspor-Impor Melonjak pada Agustus, Didukung Ledakan Industri AI
    Melihat lonjakan ekspor Tiongkok di sektor AI dan ...
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
Advertisement
Bantuan Presiden, 220 Tukang Becak Sumedang Mulai Dilatih Gunakan Becak Listrik

Bantuan Presiden, 220 Tukang Becak Sumedang Mulai Dilatih Gunakan Becak Listrik

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.