Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Grossi: PBB Perlahan Kehilangan Peran

📅 Jumat, 14 Agu 2026, 01:00 WIB | Oleh:
Grossi: PBB Perlahan Kehilangan Peran Doc: antara
Ket. Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi

New York – Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi, yang juga menjadi salah satu kandidat Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berikutnya, menilai organisasi internasional tersebut semakin kehilangan relevansi dan perlahan menuju "kematian".

Dalam artikel yang diterbitkan pada Kamis (13/8), Grossi mengatakan PBB memang tidak berada dalam ancaman kehancuran dalam waktu dekat. Namun, menurut dia, organisasi tersebut menghadapi persoalan yang lebih serius berupa hilangnya relevansi secara bertahap.

"Saya tidak melihat PBB dalam bahaya kematian dalam waktu dekat... Saya melihatnya lebih sebagai semacam kematian yang perlahan. PBB telah bergerak menuju ketidakrelevanan... tanpa memberikan kontribusi yang berarti terhadap krisis dan perang antarnegara yang terjadi baru-baru ini," kata Grossi.

Grossi juga mengungkapkan adanya "rasa frustrasi" terhadap hasil yang dicapai PBB di berbagai bidang lainnya, terutama dalam menangani persoalan sosial dan upaya memerangi perubahan iklim.

Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan perlunya organisasi itu memperkuat kembali perannya dalam menghadapi berbagai tantangan global.

Pernyataan Grossi disampaikan ketika Dewan Keamanan PBB tengah menjalankan proses pemilihan kandidat Sekretaris Jenderal PBB. Para anggota Dewan Keamanan melakukan pemungutan suara pendahuluan untuk memilih kandidat yang nantinya direkomendasikan kepada Majelis Umum PBB.

Berdasarkan Piagam PBB, Sekretaris Jenderal secara resmi diangkat oleh Majelis Umum berdasarkan rekomendasi Dewan Keamanan.

Masa jabatan kedua sekaligus terakhir Sekretaris Jenderal PBB saat ini, Antonio Guterres, akan berakhir pada 31 Desember 2026. Penggantinya akan mulai menjalankan masa jabatan lima tahun pada 1 Januari 2027.

Pada 31 Juli, Wakil Tetap Republik Demokratik Kongo untuk PBB sekaligus Presiden Dewan Keamanan PBB Zenon Mukongo Ngay mengatakan putaran pertama pemungutan suara tertutup terhadap para kandidat Sekretaris Jenderal telah selesai.

Terdapat tujuh kandidat yang bersaing untuk menduduki posisi tersebut, yaitu Michelle Bachelet dari Chile, Maria Fernanda Espinosa Garces dari Ekuador, Rafael Mariano Grossi dari Argentina, Rebeca Grynspan Mayufis dari Kosta Rika, Olara Otunnu dari Uganda, Carolyn Rodrigues-Birkett dari Guyana, dan Macky Sall dari Senegal.

Sesuai Pasal 97 Piagam PBB, Sekretaris Jenderal diangkat oleh Majelis Umum PBB berdasarkan rekomendasi Dewan Keamanan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...

Produk Impor Bikin UMKM Sulit Bersaing

17 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Produk Impor Bikin UMKM Sul...
Daerah
Polres Situbondo Distribusi...
Daerah
Setelah 1.120 Hektare Terda...
Pos Indonesia Disebut Gagal Bayar Sukuk dan Minta Restrukturisasi

Pos Indonesia Disebut Gagal Bayar Sukuk dan Minta Restrukturisasi

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.