Hunian Modern Tak Hanya Estetis, Keamanan Kelistrikan Kini Jadi Prioritas
📅 Kamis, 09 Jul 2026, 20:15 WIB | Oleh: Haryo BronoSelain sakelar, lini AvatarOn juga mencakup stopkontak, USB charger, dimmer, TV/data socket, hingga communication outlet untuk melengkapi kebutuhan rumah modern.
Edukasi Keamanan Listrik Jadi Fokus
Selain menghadirkan produk, Schneider Electric juga mengedepankan edukasi mengenai pentingnya keamanan instalasi listrik melalui Gerakan Listrik Aman. Dalam pameran ini, perusahaan memperkenalkan berbagai perangkat proteksi kelistrikan dari seri Domae, seperti Miniature Circuit Breaker (MCB) untuk melindungi instalasi dari arus berlebih dan korsleting.
Produk Residual Current Circuit Breaker (RCCB) atau Gawai Proteksi Arus Sisa (GPAS) untuk mencegah sengatan listrik akibat kebocoran arus, serta Residual Current Breaker with Overcurrent Protection (RCBO) yang menggabungkan kedua fungsi tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Schneider Electric juga mengampanyekan penggunaan produk kelistrikan asli melalui gerakan #YangAsliYangMelindungi, sebagai upaya mengurangi risiko kecelakaan akibat penggunaan perangkat yang tidak memenuhi standar.
Electrician Academy Targetkan 8.000 Peserta
Dalam kesempatan yang sama, Schneider Electric resmi meluncurkan Schneider Electric Electrician Academy, program pelatihan nasional yang ditujukan bagi teknisi listrik, retailer, dan tenaga penjual toko listrik. Program tersebut dikembangkan bersama PT Dana Purna Investama (DPI) sebagai mitra penyedia peserta pelatihan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Electrician Academy menyediakan pembelajaran digital mengenai instalasi listrik yang aman, berkualitas, dan sesuai standar. Materi disampaikan melalui modul daring, webinar bulanan, kuis, serta pemantauan perkembangan peserta selama periode Juli hingga Desember 2026.
Schneider Electric menargetkan program ini dapat menjangkau hingga 8.000 peserta di seluruh Indonesia. Selain memperoleh materi pelatihan, peserta juga berkesempatan mendapatkan pendanaan sertifikasi kompetensi resmi serta berbagai bentuk penghargaan lainnya.
Ahmad Saiful mengatakan peningkatan keselamatan instalasi listrik tidak cukup hanya mengandalkan kualitas produk, tetapi juga membutuhkan tenaga profesional yang memiliki kompetensi sesuai standar. Karena itu, Electrician Academy diharapkan dapat memperkuat budaya keselamatan listrik sekaligus meningkatkan profesionalisme ekosistem kelistrikan nasional.
Chief Training PT Dana Purna Investama Yosua Pengayoman menyambut positif peluncuran program tersebut. Menurutnya, peningkatan kompetensi teknisi listrik menjadi kebutuhan penting untuk mendukung praktik instalasi listrik yang lebih aman, andal, dan sesuai standar industri.
“Kami menyambut baik peluncuran Schneider Electric Electrician Academy sebagai inisiatif untuk meningkatkan kompetensi tenaga listrik di Indonesia. Program ini relevan dengan kebutuhan industri, terutama dalam mendukung praktik instalasi listrik yang lebih aman, andal, dan sesuai standar. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut untuk memperkuat budaya keselamatan listrik di Indonesia, serta membuka kesempatan bagi semakin banyak teknisi listrik untuk berpartisipasi dan meningkatkan kompetensi,” tuturnya.
Dorong Hunian Modern yang Aman dan Nyaman
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!