Akhirnya LRT Velodrome-Manggarai Benar-benar Tersambung Total
📅 Kamis, 09 Jul 2026, 11:07 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Setelah ditunggu-tunggu masyarakat Jakarta, akhirnya pembangunan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai tersambung 100 persen.
Girder terakhir terpasang di atas area Double-Double Track (DDT) Manggarai, yang menjadi salah satu titik paling kritikal dalam keseluruhan proyek.
Dengan terpasangnya girder terakhir ini, seluruh rangkaian pekerjaan pengangkatan girder di sepanjang koridor Velodrome–Manggarai kini telah tersambung 100 persen, menandai rampungnya salah satu tahapan konstruksi paling menantang dalam pembangunan LRT Jakarta Fase 1B.
Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin mengatakan, area DDT Manggarai sejak awal menjadi perhatian khusus karena berada tepat di atas jalur kereta eksisting dengan intensitas operasional yang tinggi.
Ia menyampaikan, pelaksanaan pengangkatan girder di kawasan ini membutuhkan perencanaan yang matang, koordinasi lintas instansi, serta pemanfaatan working window yang terbatas agar tetap selaras dengan operasional perkeretaapian yang terus berjalan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Area DDT Manggarai merupakan titik kritikal terakhir dalam pembangunan LRT Jakarta Fase 1B. Keberhasilan pengangkatan girder terakhir di titik ini menjadi capaian penting bagi seluruh tim di lapangan, karena tantangannya bukan hanya pada aspek teknis konstruksi, tetapi juga pada koordinasi keselamatan dengan operasional perkeretaapian yang tetap berlangsung,” ungkapnya, Kamis (9/7).
Iwan menjelaskan, rampungnya seluruh pekerjaan pengangkatan girder ini semakin memperkuat progres pembangunan LRT Jakarta Fase 1B yang hingga pekan keempat Juni 2026, telah mencapai 94,061 persen.
Tahapan berikutnya akan difokuskan pada penyelesaian pekerjaan lanjutan dan penguatan kesiapan operasional, sebagai bagian dari upaya memastikan LRT Jakarta Fase 1B dapat memasuki tahap operasional sesuai target yang telah ditetapkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami menargetkan LRT Jakarta Fase 1B memasuki tahap operasional pada Agustus 2026, seiring dengan penyelesaian tahapan konstruksi dan kesiapan sistem secara menyeluruh,” ujarnya.
Iwan berharap, kehadiran jalur ini menjadi wujud nyata kontribusi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Jakpro dalam memperkuat konektivitas transportasi publik, sekaligus menghadirkan sistem mobilitas perkotaan yang semakin terintegrasi bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen penuh untuk menuntaskan proyek ini sesuai target. Ini bukan semata soal penyelesaian konstruksi, tetapi juga bagian dari upaya menghadirkan layanan transportasi publik yang semakin terintegrasi, andal, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Jakarta,” tandasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!