Garap Potensi Laut, Kaltim Siapkan Muara Badak Jadi Sentra Perikanan Modern
📅 Sabtu, 14 Mar 2026, 23:40 WIB | Oleh: Tim PenulisKUTAI KARTANEGARA – Pengembangan industri perikanan modern menjadi langkah penting agar potensi laut Indonesia bisa dimanfaatkan secara lebih optimal.
Dengan penerapan teknologi, sistem budidaya yang lebih efisien, serta pengelolaan hasil tangkapan yang lebih baik, sektor ini tidak hanya mampu meningkatkan produksi, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi nelayan dan pelaku usaha di daerah pesisir.
Di tengah kebutuhan pangan yang terus meningkat, perikanan modern juga dinilai dapat menjaga kualitas hasil laut sekaligus memastikan pengelolaan sumber daya laut tetap berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menyiapkan industri perikanan modern di pesisir Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), tepatnya di Muara Badak, sebagai langkah implementasi hasil penggalian potensi lokal sekaligus untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
"Muara Badak memiliki sumber daya kelautan dan perikanan sangat besar sehingga berpotensi menjadi lumbung perikanan, maka Pemprov Kaltim berencana membangun klaster industri perikanan modern di kecamatan ini," ujar Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji di Kukar, Sabtu (14/3).
Sebaiknya Anda baca juga:
Sejumlah hasil kelautan dan perikanan di Muara Badak antara lain potensi produksi kerang dara di kawasan ini dapat mencapai 3.800 ton. Sedangkan jenis perikanan yang dihasilkan di kawasan pesisir ini meliputi udang, bandeng, dan kepiting.
Pada 2024 jumlah nelayan di Muara Badak tercatat sebanyak 1.179 orang, kemudian ada 353 pengolah hasil perikanan baik berupa kerupuk ikan, ikan asin, cemilan dari ikan, abon ikan, dan lainnya.
Secara umum, kawasan pesisir Kutai Kartanegara, termasuk Kecamatan Muara Badak, memproduksi udang sebanyak 19.085 ton per tahun, ikan bandeng dengan produksi 6.406 ton, rumput laut 10.626 ton, dan kepiting 2.373 ton. Jumlah ini berpeluang besar ditingkatkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada Kamis (12/3), saat melakukan Safari Ramadhan di Muara Badak, Seno Aji mengatakan bahwa rencana pembangunan kluster industri perikanan modern di Muara Badak tersebut sebagai langkah untuk menjadikan daerah tersebut sebagai produsen perikanan unggulan.
Ia juga mengatakan bahwa setiap Koperasi Merah Putih bakal mendapat cold storage (ruang pembekuan) agar produksi ikan dan lainnya tidak membusuk, sehingga Koperasi Merah Putih bisa bekerja sama dengan nelayan maupun petani agar hasil panen mereka bisa disimpan lama, tidak takut busuk.
Dalam Safari Ramadhan itu, Seno Aji juga menekankan prioritas Pemprov Kaltim pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan SDM melalui pendidikan gratis S1-S3 bagi sekitar 120 ribu mahasiswa asal Kaltim yang telah ber-KTP minimal 3 tahun.
"Ini merupakan bagian dari Program Gratispol Kaltim. Program gratis lain yang dijalankan di periode ini adalah umroh, insentif untuk marbot masjid, rumah layak huni, dan lainnya," kata Seno.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!