Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pramono Minta Iwapi Perkuat Pembangunan Ekonomi Ibu Kota

📅 Kamis, 09 Jul 2026, 11:03 WIB | Oleh:
Pramono Minta Iwapi Perkuat Pembangunan Ekonomi Ibu Kota Doc: ist
Ket. ekonomi lokal

JAKARTA – Ibu kota Jakarta memerlukan peran serta berbagai unsur untuk pembangunan ekonomi, termasuk kelompok pengusaha Wanita (Iwapi). Gubernur Jakarta, Pramono menegaskan pentingnya peran Iwapi sebagai mitra strategis Pemprov Jakarta dalam memperkuat perekonomian daerah. Mereka juga dapat mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global.

Ia juga mengapresiasi kontribusi Iwapi Jakarta yang selama ini aktif memberdayakan perempuan pelaku usaha. Ia berharap sinergi antara Iwapi dan perangkat daerah, khususnya Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) serta Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP), terus diperkuat melalui program-program yang konkret.

"Jakarta sekarang sebagai kota global, pusat perekonomian nasional, dan sekaligus memberikan kontribusi yang besar bagi perekonomian Indonesia. Karena itu, saya meminta Iwapi terus berkolaborasi dengan pemerintah agar semakin banyak peluang usaha yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha, khususnya perempuan," ujarnya.

Gubernur Pramono menjelaskan, perekonomian Jakarta saat ini menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Jakarta mencapai 5,59 persen dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional sebesar 16,67 persen. Selain itu, tingkat inflasi tetap terkendali sehingga menciptakan iklim usaha yang semakin kondusif.

Menurutnya, capaian tersebut membuka peluang yang semakin besar bagi dunia usaha untuk berkembang. Karena itu, Pemprov Jakarta membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi IWAPI, mulai dari pengembangan usaha, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga perluasan akses pasar.

"Kami membuka diri untuk bekerja sama. Kolaborasi harus diwujudkan dalam program-program nyata agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dan pelaku usaha," urainya.

Gubernur Pramono menambahkan, Pemprov  Jakarta juga terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan, termasuk pelatihan bahasa asing bagi calon tenaga kerja yang akan bekerja di luar negeri. Langkah tersebut diharapkan meningkatkan daya saing masyarakat Jakarta di tingkat global sekaligus membuka peluang kolaborasi baru bersama organisasi pelaku usaha, seperti Iwapi.

"Mudah-mudahan ini juga membuat Iwapi bisa berkolaborasi, berperan serta, dan bekerja sama dengan Pemprov Jakarta," tuturnya.

Selain memperkuat ekonomi, Gubernur Pramono menegaskan Pemprov DKI Jakarta terus membenahi infrastruktur dan meningkatkan kualitas pelayanan publik untuk mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global. Sejumlah proyek strategis yang selama ini tertunda mulai diselesaikan, mulai dari peningkatan konektivitas transportasi, pembangunan ruang publik, hingga pengembangan fasilitas kesehatan bertaraf internasional.

Di sektor ekonomi digital, Gubernur Pramono juga menyoroti pentingnya perluasan transaksi nontunai melalui QRIS di seluruh pasar yang dikelola Pemprov DKI Jakarta. Saat ini, Jakarta menyumbang sekitar 38 persen penggunaan QRIS secara nasional. Menurutnya, digitalisasi transaksi tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memberikan rasa aman bagi para pedagang yang mayoritas merupakan perempuan.

"Penggunaan QRIS memberikan perlindungan yang lebih baik kepada para pelaku usaha. Selain lebih aman karena mengurangi transaksi tunai, transparansi transaksi juga semakin meningkat," paparnya.

Gubernur Pramono optimistis kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan organisasi seperti Iwapi akan mempercepat langkah Jakarta menjadi kota global yang inklusif dan berdaya saing.

"Saya berharap Iwapi terus menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Jakarta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat pemberdayaan perempuan, serta menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas," jelasnya.

Gubernur Pramono berharap Rakerda DPD Iwapi Jakarta Tahun 2026 menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan program kerja yang adaptif terhadap tantangan ekonomi serta mampu meningkatkan kontribusi perempuan pengusaha dalam pembangunan Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PSIM Berharap Punggawanya Serius Mengikuti TC Timnas di Bali

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSIM Berharap Punggawanya S...
Nasional
BPH Migas Apresiasi Kesadar...

Kawasan Unggulan Harus Terus Ditata secara Integral

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kawasan Unggulan Harus Teru...

Akhirnya LRT Velodrome-Manggarai Benar-benar Tersambung Total

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Akhirnya LRT Velodrome-Mang...

Pramono Minta Iwapi Perkuat Pembangunan Ekonomi Ibu Kota

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pramono Minta Iwapi Perkuat...
Polri Geledah 12 Lokasi dalam Penyidikan Dugaan Korupsi PLN, Asabri, dan Krakatau Steel

Polri Geledah 12 Lokasi dalam Penyidikan Dugaan Korupsi PLN, Asabri, dan Krakatau Steel

09 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.