Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hasil Sidak, Jembatan Enang-enang Aceh Miring, Menteri PU: Struktur Perlu Diperkuat

📅 Kamis, 09 Jul 2026, 11:55 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Hasil Sidak, Jembatan Enang-enang Aceh Miring, Menteri PU: Struktur Perlu Diperkuat Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) segera memperkuat Jembatan Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, demi menjamin keselamatan masyarakat yang melintas

JAKARTA- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) segera memperkuat Jembatan Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, demi menjamin keselamatan masyarakat yang melintas. Berdasarkan hasil kajian, pondasi jembatan dari arah Bireuen menuju Bener Meriah mengalami kemiringan dan saat ini masih ditopang oleh tiga besi penyangga sementara.

Menteri PU Dody Hanggodo telah menginstruksikan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh bersama Direktorat Pembangunan Jembatan untuk melakukan penguatan struktur bawah jembatan, menyusul hasil inspeksi lapangan yang menunjukkan pondasi jembatan mengalami kemiringan. Penanganan dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PT PP) dengan metode perkuatan yang lebih permanen dibandingkan penyangga sementara yang saat ini telah terpasang.

"Saya sudah berbicara dengan Kepala Balai dan Direktur Jembatan. Perkuatan di bawah jembatan akan kita buat lebih kuat lagi. Yang ada sekarang sifatnya masih sementara. Nanti PT PP akan mengerjakan perkuatan itu dengan penanganan yang lebih baik,"kata Menteri Dody saat meninjau langsung Jembatan Enang-Enang, Rabu (8/7/2026). 

Penguatan struktur bawah jembatan perlu dilakukan agar struktur jembatan tetap aman digunakan secara terbatas sambil menyiapkan penanganan permanen. Jembatan tetap dapat difungsikan secara terbatas dengan mengedepankan aspek keselamatan pengguna jalan.

Menteri Dody juga telah meminta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) melakukan pengawasan rutin terhadap kondisi jembatan, terutama mengingat derasnya arus sungai yang berpotensi menggerus abutmen dan fondasi apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

"Saya minta PPK melakukan kontrol rutin. Kalau sewaktu-waktu dinilai membahayakan masyarakat, penggunaan jembatan harus dihentikan sementara sampai kondisi kembali aman. Perbaikan akan terus dilakukan dari bawah sehingga masyarakat tetap bisa melintas dengan aman selama memungkinkan," tegas Menteri Dody. 

Selama masa penanganan, Jembatan Enang-Enang tetap difungsikan secara terbatas hanya untuk kendaraan roda dua dan kendaraan ringan penumpang. Kendaraan angkutan barang maupun kendaraan bertonase besar tetap dilarang melintas demi menjaga keamanan struktur jembatan. 

Sebagai solusi, Kementerian PU juga akan mempercepat pembangunan jaringan konektivitas di kawasan tersebut melalui pelebaran Jalan Werlah beserta pembangunan dua jembatan baru yang saat ini menjadi jalur alternatif. Selain itu juga direncanakan pembangunan jalur shortcut yang nantinya dapat menampung kendaraan logistik hingga kapasitas sekitar 30 ton.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Dody juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang bergotong royong melakukan perbaikan sementara sehingga akses masyarakat dapat kembali terbuka. Menurutnya, inisiatif masyarakat tersebut merupakan bentuk kepedulian yang patut dihargai, namun pemerintah tetap berkewajiban memastikan jembatan memenuhi aspek keselamatan sesuai standar teknis.

"Pertama saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Syahrial. Kita dari pemerintah pusat sudah dibantu. Memang dari sisi teknis sebenarnya jembatan ini sudah tidak mungkin untuk dipakai. Tapi karena Pak Syahrial bersama masyarakat bergotong royong memperbaikinya, tugas kita kemudian memberikan dukungan maksimal sehingga apa yang sudah dikerjakan masyarakat tidak menjadi sia-sia, tetapi tetap bisa dipakai walaupun secara terbatas," ujar Menteri Dody

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Pemerintah Kabupaten Sumene...
Olahraga
PSIM Berharap Punggawanya S...
Nasional
BPH Migas Apresiasi Kesadar...
Polri Geledah 12 Lokasi dalam Penyidikan Dugaan Korupsi PLN, Asabri, dan Krakatau Steel

Polri Geledah 12 Lokasi dalam Penyidikan Dugaan Korupsi PLN, Asabri, dan Krakatau Steel

09 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.