Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Piala Presiden Diikuti Klub-klub dari Luar Negeri, Dibuka Persib Melawan Arema

📅 Kamis, 09 Jul 2026, 11:21 WIB | Oleh:
Piala Presiden Diikuti Klub-klub dari Luar Negeri, Dibuka Persib Melawan Arema Doc: ist
Ket. tak terlalu ngoyo

JAKARTA - Piala Presiden 2026 resmi diselenggarakan mulai 25 Juli hingga 6 Agustus 2026. Turnamen pramusim ini akan dilangsungkan di dua kota tuan rumah, yaitu Bandung (Stadion Si Jalak Harupat) dan Surabaya (Stadion Gelora Bung Tomo), dengan pertandingan pembuka mempertemukan Persib dan Arema.

Turnamen edisi ke-8 ini diikuti oleh 8 klub, yang terdiri dari lima tim Indonesia dan tiga klub undangan dari Asia Tenggara:

  • Grup A (Bandung): Persib Bandung, Arema FC, DPMM FC (Brunei), dan Tampines Rovers (Singapura).
  • Grup B (Surabaya): Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSMS Medan, dan juara bertahan Port FC (Thailand)

Pelatih klub BRI Super League Persib Bandung, Igor Tolic mengatakan jika timnya tak memasang target pada turnamen pramusim Piala Presiden 2026.

Dikutip dari laman resmi klub, Kamis, Tolic menjelaskan staf pelatih Persib Bandung tidak memberikan ekspektasi tinggi kepada pemain di Piala Presiden 2026.

Pelatih berkebangsaan Kroasia tersebut menjelaskan Persib Bandung akan memaksimalkan turnamen ini untuk memulihkan kebugaran dan mematangkan adaptasi pemain baru dengan atmosfer klub.

"Kami tidak memiliki ekspektasi apa pun di Piala Presiden. Kami akan mencoba menjadikannya sebagai bagian dari periode persiapan kebugaran fisik pemain," ungkap Tolic.

Ia melanjutkan pada Piala Presiden 2026, tim kepelatihan Persib Bandung memiliki target yaitu memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik ketika memasuki bulan September.

Tolic menjelaskan jika bulan September adalah waktu yang padat bagi Persib Bandung sebab Maung Bandung musim ini mengikuti empat kompetisi sekaligus.

"Target utama bagi kami adalah untuk siap menghadapi pertandingan-pertandingan AFC Champions League Two, yaitu untuk siap menghadapi empat kompetisi lainnya," jelas Tolic.

"Kami menggunakan Piala Presiden agar para pemain bisa mengenal klub, Bobotoh, sekaligus menjadi lebih bugar dan siap menghadapi bulan September," tambah dia.

Selain itu, pada Piala Presiden 2026, Persib Bandung kemungkinan besar tidak akan diperkuat oleh sejumlah pilar penting sebab mendapatkan panggilan Timnas Indonesia.

Menghadapi situasi tersebut, tim pelatih akan mengombinasikan kekuatan para pemain asing dengan barisan pemain muda bertalenta milik Persib Bandung.

"Tahun ini ada keadaan khusus karena tim nasional sedang bersiap-siap untuk untuk kompetisi mereka. Jadi, pada dasarnya kami ingin membantu Indonesia, kami ingin membantu tim nasional. Dan kami memiliki jumlah pemain yang besar di tim nasional," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Daerah
Usai Santap MBG, Puluhan Si...
Advertisement
Jadi Perhatian Internasional: Media Asing Ramai-ramai Soroti Keracunan MBG di Sidoarjo, Dugaan Masalah pada Distribusi

Jadi Perhatian Internasional: Media Asing Ramai-ramai Soroti Keracunan MBG di Sidoarjo, Dugaan Masalah pada Distribusi

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.