Gen Z & Milenial Diproyeksikan Jadi Mesin Baru Penggerak Wisata Tematik
📅 Rabu, 08 Jul 2026, 19:09 WIB | Oleh: OpikJAKARTA - Kementerian Pariwisata menyebut wisatawan yang lahir sebagai generasi milenial dan gen Z mendorong munculnya tren baru dalam pariwisata seperti wisata tematik.
Juru Bicara Kemenpar Nia Niscaya mengatakan bahwa perkembangan pariwisata global menunjukkan pergeseran menuju pengalaman autentik, berkelanjutan, dan berbasis teknologi.
"Generasi milenial dan Gen Z sebagai wisatawan digital-native mendorong munculnya tren baru seperti pariwisata berbasis lingkungan, wisata kebugaran, wisata olahraga dan Meeting Incentive Convention and Exhibition (MICE)," kata Nia kepada wartawan di Jakarta, Rabu (8/7).
Nia menilai pertumbuhan wisata tematik kian masif dengan adanya kehadiran teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), Augmented Reality/Virtual Reality (AR/VR) sebagai penggerak utama dalam menciptakan perjalanan yang personal, efisien, dan imersif, sekaligus menempatkan wisatawan sebagai pusat ekosistem digital pariwisata.
Wisatawan mancanegara atau nusantara dikatakannya memiliki preferensi terhadap jenis wisata yang serupa, namun dengan urutan prioritas yang berbeda.
Sebaiknya Anda baca juga:
Enam tren wisata yang unggul di kedua segmen adalah imersif budaya, pariwisata berbasis ramah lingkungan, pariwisata alam dan petualangan, wisata kuliner dan gastronomi, wisata kebugaran dan rekreasi.
"Perbedaan utama terletak pada motivasi dan intensitas minat terhadap masing-masing jenis wisata. Kedua segmen ini dipertemukan dengan fokus perjalanan yang lebih bermakna dan otentik," ujar Nia.
Menurut Nia, wisatawan mancanegara cenderung menempatkan budaya imersif, pariwisata ramah lingkungan dan wisata alam-petualangan sebagai prioritas utama. Hal ini mencerminkan pencarian makna, koneksi lintas budaya, dan kepedulian terhadap keberlanjutan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sedangkan wisatawan nusantara mengutamakan wisata kuliner dan gastronomi, serta imersif budayayang menunjukkan orientasi pada relaksasi, eksplorasi rasa, dan kenyamanan di dalam negeri sendiri. Keduanya memiliki orientasi pada eksplorasi dan merasakan pengalaman secara langsung.
Kemudian pada wisata olahraga, Nia menilai segmen pariwisata itu memiliki pertumbuhan tercepat di dunia. Mengutip data UN Tourism (UNWTO), dia menyebut sektor wisata olahraga menyumbang 10 persen dari total pengeluaran wisatawan global dan akan tumbuh mencapai 17,5 persen per tahun 2030.
"Pertumbuhan ini didorong oleh kecenderungan wisatawan yang mencari pengalaman berkesan dan menyehatkan, bukan hanya sebagai hiburan," kata Nia. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!