Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Gelombang 1,25–2,5 Meter Berpeluang Terjadi di Kaltara

📅 Rabu, 08 Jul 2026, 09:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Gelombang 1,25–2,5 Meter Berpeluang Terjadi di Kaltara Doc: ANTARA
Ket. Tinggi gelombang di perairan Kaltara mulai tanggal 9-11 Juli 2026 berpeluang mencapai 1,25-2,5 meter dan semua masyarakat yang beraktivitas perairan Kaltara diimbau untuk waspada serta berhati-hati.

TANJUNG SELOR – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tarakan melalui Stasiun Meteorologi Juwata mengeluarkan peringatan dini tinggi gelombang di perairan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang berpeluang capai 1,25-2,5 meter.

“Tinggi gelombang 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi perairan Tanjung Selor, perairan Tarakan dan Perairan Nunukan-Sebatik,” ujar Prakirawan Stasiun Meteorologi Juwata, Muhammad Reza Saputra, di Tarakan, Rabu (08/7).

Tinggi gelombang tersebut, katanya lagi, berpeluang terjadi sejak 9-11 Juli pukul 08.00 WITA. Dia menjelaskan, kondisi gambaran umum atau sinoptik pola angin di wilayah perairan Kaltara umumnya bergerak dari barat hingga selatan dengan kecepatan berkisar 06-25 knot.

“Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Tanjung Selor,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan, apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter, maka berisiko terhadap keselamatan pelayaran bagi nelayan.

“Apabila kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter, maka berisiko terhadap keselamatan pelayaran kapal tongkang,” katanya lagi.

Dengan berpeluangnya tinggi gelombang di perairan Kaltara mencapai 2,5 meter dan kecepatan mencapai 25 knot, Kepala BMKG Tarakan M Sulam Khilmi mengimbau bagi masyarakat Kaltara yang beraktivitas di perairan Kaltara untuk berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan.

“Kami mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tinggi gelombang yang bisa mencapai 2,5 meter dan selalu berhati-hati jika beraktivitas di perairan. Jangan lupa kelengkapan alat-alat keselamatan,” ujarnya pula.

Diketahui, masyarakat Kaltara mengandalkan transportasi laut dan sungai dalam aktivitas keseharian bepergian antarpulau, baik itu menggunakan kapal laut atau speedboat sebagai moda transportasi utama yang sentra utamanya di Kota Tarakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.