Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wali Kota Minta BPBD Bandung Siaga di Musim Kemarau

📅 Selasa, 07 Jul 2026, 17:20 WIB | Oleh:
Wali Kota Minta BPBD Bandung Siaga di Musim Kemarau  Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Musim kemarau tidak menjadi alasan untuk mengendurkan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang sewaktu-waktu dapat terjadi dan memicu bencana hidrometeorologi.

Menurut dia, terdapat dua fokus utama yang harus menjadi perhatian BPBD selama musim kemarau, yakni memperkuat mitigasi terhadap potensi hujan ekstrem dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat melalui pelatihan kebencanaan.

"BPBD ini ada dua hal yang mesti diperhatikan. Pertama adalah antisipasi cuaca ekstrem," ujar Wali Kota Farhan di Balai Kota Bandung, Selasa (7/7).

Ia menjelaskan, berdasarkan kajian yang diterima Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, peluang terjadinya hujan ekstrem di Kota Bandung memang relatif kecil, sekitar enam persen. Namun, jika kondisi tersebut benar-benar terjadi, dampak yang ditimbulkan dapat sangat besar, terutama terhadap wilayah-wilayah yang memiliki kerawanan banjir.

Wali Kota Farhan mencontohkan peristiwa yang terjadi di Surabaya beberapa waktu lalu. Hujan dengan intensitas tinggi yang turun selama sekitar empat jam tanpa henti menyebabkan genangan di berbagai kawasan hingga memperburuk kondisi banjir akibat naiknya air rob.

"Apa yang terjadi di Surabaya beberapa minggu lalu menjadi pembelajaran. Hujan tidak berhenti selama empat jam membuat air rob naik. Di Bandung hal seperti itu juga bisa terjadi. Walaupun kemungkinannya hanya enam persen, kalau sampai itu terjadi banjirnya bisa sangat dahsyat," kata dia.

Karena itu, Wali Kota Farhan meminta BPBD terus memperbarui peta risiko kebencanaan, memastikan kesiapan personel dan peralatan, serta memperkuat koordinasi dengan perangkat daerah terkait agar respons terhadap kondisi darurat dapat dilakukan secara cepat dan efektif.

Selain kesiapan menghadapi potensi hujan ekstrem, Wali Kota Farhan juga mengingatkan pentingnya membangun budaya tanggap bencana di tingkat kewilayahan. Kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam meminimalkan dampak ketika bencana terjadi.

Untuk itu, ia menginstruksikan BPBD agar memperluas pelaksanaan pelatihan tanggap darurat di seluruh kecamatan. Pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan aparatur kewilayahan, relawan, serta masyarakat dalam menghadapi berbagai kondisi darurat.

"Berikutnya adalah melakukan pelatihan-pelatihan emergency di setiap kecamatan. Itu penting sekali," tegas dia.

Wali Kota Farhan pun berharap langkah mitigasi yang dilakukan sejak dini dapat memperkuat ketahanan Kota Bandung dalam menghadapi ancaman bencana, termasuk yang dipicu oleh perubahan cuaca ekstrem.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap waspada meski saat ini memasuki musim kemarau, serta mengikuti informasi resmi terkait kondisi cuaca dan kebencanaan.

Menurut dia, kesiapsiagaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat agar risiko bencana dapat ditekan semaksimal mungkin. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PT KAI Bukukan Laba Rp2,28 Triliun

25 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI Bukukan Laba Rp2,28 ...
Daerah
PT KAI Sediakan Layanan Rai...

Pemkot Bandung Bertekad Terus Perangi Judi Online

50 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung Bertekad Ter...
Daerah
Wali Kota Bandung Tegaskan ...
Menkeu Purbaya Proyeksikan Defisit APBN 2026 Melebar Jadi Rp734,3 Triliun

Menkeu Purbaya Proyeksikan Defisit APBN 2026 Melebar Jadi Rp734,3 Triliun

07 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.