Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bongkar Rahasia Rumah Tangga Awet: PKK Makassar Larang Catin Tergiur Cuan Cepat Judol!

📅 Kamis, 13 Agu 2026, 01:35 WIB | Oleh:
Bongkar Rahasia Rumah Tangga Awet: PKK Makassar Larang Catin Tergiur Cuan Cepat Judol! Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Makassar
Ket. PKK Makassar menggelar kegiatan KISAH (Keluarga Indonesia Sejahtera dan Harmonis) dengan tema “Penguatan Ketahanan Keluarga melalui Edukasi Calon Pengantin dan Pencegahan Risiko Judi Online serta Pinjaman Online” di Makassar, Rabu (12/8).

MAKASSAR - Tim Penggerak PKK Kota Makassar membekali para calon pengantin cara mengelola keuangan sebagai upaya dini mencegah masyarakat terjerat pinjaman online (pinjol) hingga judi online (judol).

Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan KISAH (Keluarga Indonesia Sejahtera dan Harmonis) dengan tema “Penguatan Ketahanan Keluarga melalui Edukasi Calon Pengantin dan Pencegahan Risiko Judi Online serta Pinjaman Online” di Makassar, Rabu.

"Kegiatan ini mengangkat pesan untuk calon pengantin fokus bangun masa depan, bukan terjerat utang," ujar Ketua Bidang I TP PKK Kota Makassar Kamelia Thamrin Tantu.

KISAH merupakan salah satu program kerja Pokja I TP PKK Kota Makassar yang diikuti sekretaris berserta jajaran pengurus TP PKK Kota Makassar, kader PKK kelurahan, serta pasangan calon pengantin.

Kegiatan ini, kata dia, sebagai pengingat pentingnya membangun fondasi keluarga sejak sebelum pernikahan, termasuk dalam aspek kesehatan, ekonomi, mental spiritual, hukum, hingga pengelolaan keuangan.

Selain kesehatan, Kamelia mengatakan tidak kalah penting calon pengantin membicarakan persoalan keuangan secara terbuka sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.

Pasalnya, pembahasan mengenai pendapatan, pengelolaan penghasilan, kebutuhan keluarga, hingga siapa yang bertanggung jawab mengatur keuangan perlu disepakati sejak awal agar tidak menjadi sumber konflik setelah menikah.

“Jangan sampai sudah menikah baru mau berbicara uangnya siapa yang pegang. Hal-hal seperti ini sangat penting dibicarakan sejak awal,” tuturnya.

Untuk itu, Kamelia menegaskan penguatan ketahanan keluarga juga harus dibarengi dengan kemampuan mengambil keputusan keuangan secara bijak.

Kegiatan KISAH menghadirkan Asisten Manager Analisis Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan Nadhilah Avissa Nashar sebagai pemateri.

Dia membawakan materi “Keluarga Bahagia, Financial Tertata: Kenali Pengelolaan Keuangan dan Waspadai Aktivitas Keuangan Ilegal”.

Dalam pemaparannya, Nadhilah menjelaskan pentingnya pengelolaan keuangan secara sederhana dalam keluarga, mulai dari membedakan kebutuhan dan keinginan, menyusun prioritas pengeluaran, menyiapkan dana untuk kebutuhan masa depan, hingga berhati-hati terhadap tawaran keuangan yang berpotensi merugikan.

Peserta juga diingatkan agar tidak mudah tergiur dengan keuntungan cepat yang dapat membawa keluarga pada masalah keuangan.

Sementara itu, pemateri kedua Penyuluh Agama Syamsiah menyampaikan materi mengenai penguatan ketahanan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.

Dia memberikan nasihat kepada calon pengantin agar membangun rumah tangga dengan komunikasi yang baik, saling menghargai, menjalankan tanggung jawab bersama, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam menghadapi berbagai persoalan keluarga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.