Telkom University dan NUS Kolaborasi Cetak Talenta Digital Berkelas Dunia
📅 Selasa, 07 Jul 2026, 11:00 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat langkahnya dalam membangun ekosistem talenta digital yang mampu bersaing di tingkat global. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi strategis antara Telkom University (TelU) dan National University of Singapore (NUS) untuk memperkuat pendidikan, riset, serta inovasi di sektor digital.
Kerja sama tersebut sebelumnya telah diawali dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan secara sirkuler oleh kedua institusi. Implementasi kolaborasi kemudian resmi dimulai melalui seremoni yang berlangsung di Kampus Telkom University Jakarta pada Senin (6/7).
Acara tersebut dihadiri Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI Pujo Setio, Direktur Strategic & Business Development Telkom Seno Soemadji, Direktur IT Digital Telkom sekaligus Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Telkom Faizal Rochmad Djoemadi, Senior Vice Provost National University of Singapore Prof. Bernard C Y Tan, Executive Director The Logistics Institute of National University Singapore Dr. Robert de Souza, serta Rektor Telkom University Prof. Dr. Suyanto.
Melalui kerja sama ini, Telkom University dan NUS akan mengembangkan berbagai program di bidang pendidikan tinggi, penelitian, pengembangan inovasi, hingga peningkatan kualitas talenta digital. Ruang lingkup kolaborasi meliputi graduate certificate programme, pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, serta pengembangan bidang Artificial Intelligence (AI), digital business, sustainability, Internet of Things (IoT), cybersecurity, logistic and supply chain management, data center, hingga cloud computing.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas pertukaran ilmu pengetahuan, memperkuat kapasitas riset kedua institusi, sekaligus menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri digital yang terus berkembang. Sinergi ini juga menjadi bagian dari upaya mempercepat penguatan ekosistem inovasi nasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kerja sama Telkom University dan NUS merupakan tindak lanjut dari inisiatif yang digagas Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI untuk mempererat kolaborasi Indonesia dan Singapura di sektor ekonomi digital serta pengembangan sumber daya manusia. Gagasan tersebut muncul dalam kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ke Singapura pada April 2026 dan berkembang menjadi kemitraan strategis antara kedua perguruan tinggi.
Direktur Strategic & Business Development Telkom Seno Soemadji mengatakan, kolaborasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem inovasi yang mempertemukan dunia pendidikan, industri, pemerintah, dan mitra global untuk mempercepat lahirnya talenta digital berkelas internasional.
"Transformasi digital tidak hanya membutuhkan infrastruktur dan teknologi, tetapi juga talenta kelas dunia serta ekosistem inovasi yang kuat. Kolaborasi antara Telkom University dan National University of Singapore merupakan langkah strategis untuk memperluas akses talenta Indonesia terhadap jejaring global, pengetahuan, dan praktik terbaik dunia," ujar Seno.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Seno, Telkom tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan digital, tetapi juga menjadi penghubung berbagai pemangku kepentingan untuk mempercepat inovasi dan meningkatkan daya saing nasional. Melalui kolaborasi tersebut, perusahaan juga membangun pipeline talenta digital yang diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan bisnis di masa depan sekaligus memperkuat kedaulatan digital Indonesia.
"Telkom ingin terus menjadi orchestrator yang mempertemukan dunia akademik, industri, dan pemerintah. Melalui kolaborasi ini, kami berharap lahir lebih banyak program digital talent exchange, joint research, innovation partnership, hingga pengembangan solusi berbasis AI, cloud, cybersecurity, dan teknologi digital lainnya yang mampu menjawab kebutuhan industri. Kami percaya bahwa inovasi terbaik lahir dari kolaborasi lintas ekosistem, dan melalui sinergi ini kami ingin terus menumbuhkan talenta yang akan menjadi penggerak transformasi digital Indonesia," tambahnya.
Kemitraan dengan NUS dinilai menjadi langkah penting mengingat reputasi universitas tersebut sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik dunia. Berdasarkan QS World University Rankings 2026, NUS berada di peringkat kedelapan dunia sehingga dinilai mampu membuka peluang penguatan kurikulum, peningkatan kapasitas dosen, hingga pengembangan riset terapan bagi Telkom University.
Senior Vice Provost National University of Singapore Prof. Bernard C Y Tan menyambut positif kolaborasi tersebut dan optimistis kemitraan jangka panjang ini akan memberikan manfaat luas bagi kedua institusi. Menurutnya, kerja sama tersebut membuka peluang pertukaran pengetahuan, pengembangan talenta, dan riset bersama untuk menjawab tantangan regional maupun global.
"Kami menyambut baik kerja sama dengan Telkom University dalam memajukan pendidikan, riset, dan inovasi. Kami meyakini kemitraan ini akan membuka berbagai peluang untuk pertukaran pengetahuan, pengembangan talenta, serta riset bersama yang dapat menjawab tantangan di tingkat regional maupun global. Kami berharap kolaborasi jangka panjang ini dapat memberikan dampak yang berarti bagi kedua institusi dan masyarakat."
Rektor Telkom University Prof. Dr. Suyanto menyatakan bahwa kolaborasi tersebut menjadi momentum penting bagi kampus untuk semakin memperkuat peran sebagai institusi pendidikan yang mampu menjembatani kebutuhan akademik dengan perkembangan industri digital dunia. Menurutnya, Indonesia masih memerlukan lebih banyak talenta digital guna mendukung transformasi nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!