Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ikan Tuna Pesisir Selatan Lebak Tembus Ekspor, Ekonomi Nelayan Makin Menguat.

📅 Selasa, 07 Jul 2026, 12:21 WIB | Oleh:
Ikan Tuna Pesisir Selatan Lebak Tembus Ekspor, Ekonomi Nelayan Makin Menguat. Doc: Antara Foto
Ket. Kapal nelayan pesisir selatan Lebak, Banten bersandar di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Binuangeun untuk siap melaut.

Tangkapan ikan tuna di pesisir selatan Kabupaten Lebak, Banten menembus pasar ekspor ke Jepang dan sejumlah negara di Benua Eropa, sehingga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi nelayan di daerah itu.

‎"Kualitas dan mutu ikan tuna dari pesisir Lebak masuk kategori terbaik di Indonesia dan populasinya melimpah di Perairan Samudera Hindia," kata Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Lebak Rizal Ardiansyah di Lebak, Selasa.

‎Selama ini, ikan tuna jenis ikan pelagis besar menjadi andalan ekonomi masyarakat pesisir selatan Kabupaten Lebak, karena nilai jualnya cukup tinggi hingga Rp45.000 sampai Rp60.000 per kilogram.

‎Selain itu juga ikan tuna menembus pasar ekspor ke Jepang dan sejumlah negara di Benua Eropa melalui perusahaan dari Jakarta.

‎Namun, ikan tuna ekspor itu yang beratnya sekitar 20 kilogram per ekor.

‎Saat ini, populasi jenis ikan besar itu habitatnya di perairan Samudera Hindia laut dalam, sehingga memiliki kualitas terbaik.

‎"Kita memiliki potensi besar tangkapan jenis ikan pelagis di perairan Samudera Hindia itu ," katanya.

‎Menurut dia, pihaknya memastikan perputaran uang dari hasil tangkapan nelayan berdasarkan laporan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) mencapai Rp5 miliar per bulan dan terbesar dari ikan tuna. Saat ini, jumlah nelayan aktif di pesisir selatan Lebak tercatat 4.462 nelayan dengan ditopang 216 unit kapal berukuran 11-20 GT tersebar di 11 TPI dengan produksi tangkapan sekitar 7.000 ton per tahun.

‎Populasi kelompok ikan tuna beraktivitas secara bergerombol dan melakukan migrasi.

‎Oleh karena itu, ikan dalam kelompok ikan besar mengandung minyak hingga 30 persen di jaringan tubuh mereka dan dalam rongga perut.

‎Ikan-ikan besar yang banyak mengandung minyak dan memiliki kandungan protein cukup besar.

‎Untuk meningkatkan mutu dan kualitas tangkapan ikan tuna, kata dia, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyalurkan bantuan lemari pendingin untuk tempat penyimpanan ikan nelayan atau cold storage.

‎"Penyaluran bantuan lemari pendingin agar ikan tangkapan nelayan tetap berkualitas dan memiliki nilai jual tinggi," katanya menjelaskan.

‎Sementara itu, Ketua Koperasi Nelayan Bina Muara Sejahtera Binuangeun, Kabupaten Lebak, Wading mengatakan produksi tangkapan nelayan untuk jenis ikan tuna ekspor melalui perusahaan dari Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.