Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anda Akan Beli Mobil Bekas? Ini 4 Spot Kritis yang Wajib Diperhatikan!

📅 Senin, 06 Jul 2026, 21:16 WIB | Oleh:
Anda Akan Beli Mobil Bekas? Ini 4 Spot Kritis yang Wajib Diperhatikan! Doc: ANTARA/Hafidz Mubarak
Ket. ilustrasi bursa mobil bekas.

JAKARTA - Perusahaan inspeksi  kendaraan Garasi.id menilai ada empat titik yang diperhatikan konsumen sebelum membeli mobil bekas operasional perusahaan, terutama  untuk kendaraan yang berusia empat-lima tahun. 

Dalam siaran pers di Jakarta, Selasa, CEO Garasi.id Ardy Alam menilai perusahaan bisa kehilangan nilai jual hingga puluhan juta rupiah karena mereka tidak memiliki data yang bisa membuktikan kondisi kendaraan secara profesional saat proses negosiasi. Menurut Garasi.id, terdapat empat titik kritis yang paling sering dijadikan dasar pembeli untuk menawar harga kendaraan.

Pertama, struktur bodi dan tulang sasis. Pembeli profesional umumnya memeriksa kelurusan garis bodi, bekas pengelasan ulang, maupun cat yang tidak rata.

Apabila dicurigai pernah mengalami benturan, meski hanya ketokan ringan, kondisi tersebut dapat menjadi alasan untuk memangkas harga jual hingga puluhan juta rupiah.

Kedua, kondisi transmisi matik. Pada mobil operasional yang sering digunakan di lalu lintas padat, gejala seperti perpindahan gigi yang sedikit menghentak atau terlambat kerap dijadikan alasan pembeli meminta potongan harga dengan dalih biaya perbaikan transmisi yang tinggi.

Sementara itu, titik ketiga, yakni bagian kolong mobil dan kaki-kaki juga menjadi yang paling sering dijadikan titik tawar calon pembeli. Bunyi asing maupun keausan pada suspensi, tie rod, dan bushing akibat penggunaan intensif mudah terdeteksi saat uji berkendara dan sering dianggap sebagai indikasi perlunya penggantian komponen.

Kondisi terakhir adalah kebocoran dan kompresi mesin. Rembesan oli tipis pada area mesin kerap dibesar-besarkan sebagai tanda awal kerusakan yang membutuhkan biaya perbaikan besar, meski kondisinya belum tentu demikian.

Garasi.id menyatakan transparansi data melalui laporan inspeksi kendaraan yang mencakup hingga 170 titik pemeriksaan dapat menjadi bukti objektif mengenai kondisi kendaraan sehingga membantu perusahaan mempertahankan nilai jual sesuai harga pasar saat proses pelepasan aset. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.