Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tanjung Verde Bermodal Peluang 1% dan Keyakinan 99%, Hiu Biru Pulang dengan Kepala Tegak

📅 Minggu, 05 Jul 2026, 20:05 WIB | Oleh:
Tanjung Verde Bermodal Peluang 1% dan Keyakinan 99%, Hiu Biru Pulang dengan Kepala Tegak Doc: ANTARA/Jose Hernandez - Anadolu Agency
Ket. Lionel Messi (10) dan Alexis Mac Allister (20) dari Argentina serta Laros Duarte (tengah) dari Tanjung Verde berebut bola dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 antara Argentina dan Tanjung Verde di Hard Rock Stadium (Miami Stadium) di Miami Gardens, Florida, Amerika Serikat, pada 3 Juli 2026.

JAKARTA - Tim nasional Tanjung Verde membuktikan bahwa sepak bola bukanlah matematika. Mereka mengingatkan dunia bahwa peluang sekecil satu persen pun tetap berarti selama disertai keyakinan, keberanian, dan semangat pantang menyerah.

Hiu Biru, begitu mereka dijuluki, menggunakan peluang satu persen ini dengan sangat tepat, untuk menunjukkan kepada dunia bahwa jangan merasa kalah sebelum permainan dimulai. . Dalam sepak bola, apa pun bisa terjadi, sekalipun komputer hanya memberi peluang satu persen.

Tanjung Verde membuat juara bertahan Argentina berada di situasi paling sulit, saat La Albiceleste untuk pertama kalinya memainkan laga di luar waktu normal di Piala Dunia 2026.

Pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Miami, Amerika Serikat, Sabtu, laga ini memutarbalikkan prediksi banyak orang yang mengira laga ini akan berat sebelah.

Banyak yang meyakini Argentina akan menang dengan mudah, apalagi dengan Messi yang sedang gila-gilanya. Namun, Tanjung Verde yang menjadi tim debutan sekaligus juga tak begitu diperhitungkan, justru mampu menahan Argentina sampai babak tambahan waktu.

Statistik Sofascore memang mencatat Argentina menguasai bola sebanyak 64 persen, dengan total 22 tembakan. Sekilas, Argentina mengontrol jalannya pertandingan, tetapi kenyataannya tidak demikian.

Tanjung Verde tampil dengan caranya sendiri. Mereka jarang melakukan serangan, tapi setiap kali melancarkannya, selalu berbahaya, dengan bukti 16 tembakan yang mereka lakukan.

Tanjung Verde mampu mencetak dua gol, padahal hanya memiliki angka 0,47 expected goals (xG). Beda jauh dengan Argentina yang memiliki angka xG 2,26.

Angka tersebut membuktikan Tanjung Verde selalu punya cara untuk menyerang. Jumlah 16 tembakan hanya dari 36 persen penguasaan bola adalah wujud permainan mereka begitu efektif, meski tak banyak memegang bola.

Gol indah Lionel Messi pada menit ke-29 membuat penonton di Miami terpana. Messi melakukan sentuhan luar biasa saat menerima umpan panjang Lisandro Martinez. Dengan sekali sentuhan, pemain berusia 39 tahun itu menaklukkan kiper Tanjung Verde, Vozinha, yang setahun lebih tua darinya, melalui sontekan dari jarak dekat.

Gelandang Deroy Duarte menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui aksinya di kotak penalti pada menit ke-59. Gol itu menjadi gol terakhir di waktu normal.

Laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 ini pun dilanjutkan ke babak tambahan waktu, yang menjadi pertama kalinya untuk Argentina setelah melaluinya di final Piala Dunia 2022 menghadapi Prancis.

Hanya dalam dua menit, Lisandro Martinez membawa negaranya berbalik memimpin. Namun, Tanjung Verde kembali membalas. Kali ini lewat tendangan melengkung indah dari Sidny Lopes Cabral pada menit ke-103, sebelum kemudian kemenangan Argentina ditentukan oleh gol bunuh diri Diney pada menit ke-111 setelah Cristian Romero melakukan sundulan kepala menyambut umpan tendangan sudut Messi.

Setelah skor berubah menjadi 3-2 untuk Argentina, sang juara dunia juga dibuat tak tenang oleh Tanjung Verde. Mereka menjalani sembilan menit yang sangat panjang dan dipaksa bertahan terlalu dalam. Hingga kemudian, rasa cemas itu berakhir setelah peluit panjang berbunyi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Jadwal Bakal Lumayan Padat, PSS Sleman Atur Strategi

16 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Jadwal Bakal Lumayan Padat,...

John Herdman Akan Debut Saat Melawan Timor Leste

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
John Herdman Akan Debut Saa...

AFC Ternyata Hanya Dianggap Anak Bawang oleh FIFA

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
AFC Ternyata Hanya Dianggap...
Olahraga
Eropa Akan Ucapkan Selamat ...

Kasihan Rakyat Diperas Bupati untuk THR

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasihan Rakyat Diperas Bupa...

Warga Tuban Diguyur Pasar Murah

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Warga Tuban Diguyur Pasar M...

Tempe Akan Jadi Andalan Ekspor ke Amerika Serikat

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Tempe Akan Jadi Andalan Eks...

Anggaran Pendidikan Tak Lagi Digerogoti

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Anggaran Pendidikan Tak Lag...
Megapolitan
Miris! 13.833 Anak di Jakar...
Megapolitan
Kawasan Aglomerasi dan Jaka...
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren

Pesawat Baru, PT Dirgantara Indonesia Kirim NC212i Perkuat Alutsista TNI AU

Pesawat Baru, PT Dirgantara Indonesia Kirim NC212i Perkuat Alutsista TNI AU

31 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.