Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur DKI Siapkan Ruang UMKM di Jalur Bawah Tanah Senayan City-Plaza Senayan

📅 Selasa, 07 Jul 2026, 12:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur DKI Siapkan Ruang UMKM di Jalur Bawah Tanah Senayan City-Plaza Senayan Doc: ANTARA
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, berencana memanfaatkan jalur bawah tanah yang akan menghubungkan Senayan City dan Plaza Senayan sebagai ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus memperkuat konektivitas pejalan kaki dan mengurangi kemacetan di kawasan Senayan.

“Ruang di bawahnya bisa dimanfaatkan untuk berjualan UMKM dan sebagainya,” kata Pramono di Jakarta Selatan, Selasa (07/7).

Menurutnya, Jakarta harus dikelola dengan baik salah satunya dengan mengurai titik-titik kemacetan.

Dengan menyambungkan dua pusat perbelanjaan tersebut, harapannya hal ini dapat mempermudah akses pejalan kaki sekaligus mengurangi kemacetan di kawasan Senayan.

“Kalau di Senayan, Plaza Senayan dengan Senayan City ini kan kalau tidak dihubungkan di bawah itu sangat mengganggu transportasi dan seringkali menyebabkan kemacetan yang ada,” ungkap.

Lebih lanjut Pramono menyebut dirinya sudah meminta Asisten Pembangunan DKI Jakarta untuk menindaklanjuti hal tersebut.

Ia pun berharap, rencana penghubungan Senayan City dan Plaza Senayan dapat segera terealisasi seperti di kawasan Bundaran HI yang menghubungkan beberapa hotel.

“Mudah-mudahan segera ditindaklanjuti karena yang lebih sulit saja bisa diatasi di Bundaran HI. Menghubungkan Grand Hyatt, Pullman, Mandarin, Kempinski, dan nanti di bawah kemudian ada UMKM yang langsung terhubung masuk ke MRT,” papar Pramono.

Sebelumnya, Pramono sempat menyebut selama ini kedua pusat perbelanjaan tersebut belum terhubung karena adanya ego masing-masing pihak. Karena itu, Pemprov DKI mendorong keduanya untuk segera merealisasikan konektivitas tersebut.

Menurut Pramono, konektivitas itu akan memberikan keuntungan bagi kedua mal. Sebab, pengunjung dapat berpindah lokasi tanpa harus menyeberang jalan sehingga arus lalu lintas di sekitar kawasan juga lebih tertata.

Ia bahkan menyiapkan langkah apabila kedua pengelola tak kunjung menyepakati pembangunan jalur penghubung tersebut.

"Saya bilang, kalau tidak mau disambungkan, ya sudah, pajaknya kita naikkan karena mengganggu lalu lintas. Itulah cara kerja kita. Jadi kita tidak usah repot, pajaknya dinaikkan saja, pasti mereka akan bersedia untuk bernegosiasi karena hal itu saling menguntungkan mereka berdua," ujarnya.

Pramono menilai penyambungan Plaza Senayan dan Senayan City merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI membangun konektivitas antarkawasan di Jakarta.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur pejalan kaki menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan kota yang lebih nyaman dan ramah bagi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.